Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Industri Kosmetik Indonesia, PERKOSMI Gelar ICI 2026

Oleh : Erni S | Kamis, 07 Mei 2026 - 21:20 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) kembali menggelar Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 pada 6–8 Mei 2026 di Hall D dan A3 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-16, acara ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri kosmetik untuk memperkuat inovasi, kesiapan regulasi, serta pengembangan industri kecantikan yang berkelanjutan.

Mengusung tema “Innovating the Future of Cosmetic Ingredients: Technology, Safety, and Sustainable Excellence”, ICI 2026 menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi, penguatan standar keamanan, dan praktik keberlanjutan dalam pengembangan industri kosmetik nasional.

Pembukaan ICI 2026 dihadiri Ketua Umum PERKOSMI Sancoyo Antarikso, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI Apt. Muhammad Kashuri, M.Farm, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian Ir. Reni Yanita, M.Si., serta Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Ir. Sopar Halomoan Sirait, M.Si.

Industri kosmetik Indonesia sendiri terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Berdasarkan proyeksi sejumlah lembaga riset, termasuk Statista, nilai pasar kosmetik Indonesia diperkirakan menembus lebih dari USD 10 miliar pada 2026 dengan rata-rata pertumbuhan lebih dari 5,5 persen dalam lima tahun mendatang.

Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga mencatat terdapat 1.684 industri kosmetik di Indonesia, dengan sekitar 85 persen di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Perkembangan ini mencerminkan semakin kuatnya kontribusi industri kosmetik nasional dalam mendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.

Seiring perkembangan pasar, industri kosmetik kini bergerak menuju pendekatan yang semakin berbasis inovasi. Konsumen tidak hanya mencari produk yang efektif, tetapi juga aman digunakan, transparan, dan ramah lingkungan dalam proses produksi. Perubahan inilah yang menjadi salah satu latar belakang diangkatnya tema “Innovating the Future of Cosmetic Ingredients: Technology, Safety, and Sustainable Excellence” pada ICI 2026.

Ketua Umum PERKOSMI, Sancoyo Antarikso, mengatakan industri kecantikan saat ini dituntut memenuhi standar yang lebih tinggi, terutama dalam aspek teknologi, standar keamanan bahan baku, dan keberlanjutan.

“Melalui ICI 2026, kami mendorong pelaku industri untuk tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memimpin inovasi dengan memanfaatkan teknologi terkini, memastikan keamanan produk, serta mengedepankan praktik yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat transformasi ini,” ujar Sancoyo.

Sebagai salah satu wujud nyata mendukung kesiapan industri, ICI 2026 menghadirkan 98 perusahaan nasional dan internasional melalui 564 stan pameran. Serta sejumlah seminar dan diskusi strategis terkait inovasi bahan baku, perkembangan teknologi, keamanan produk, hingga tren industri global.

Dari sisi pengawasan, BPOM menilai pentingnya inovasi yang tetap menjamin keamanan dan keberlanjutan dalam pengembangan industri kosmetik.

Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, M. Biomed, Ph.D, dalam video sambutannya menyampaikan bahwa tema ICI 2026 sangat relevan dengan arah perkembangan industri kosmetik global saat ini.

“Tema ini menegaskan pentingnya tiga pilar utama yaitu inovasi teknologi, jaminan keamanan, serta keberlanjutan dalam pengembangan bahan baku kosmetik. Sinergi ketiganya adalah kunci untuk mewujudkan kosmetik aman, bermutu, dan bermanfaat,” kata Taruna Ikrar.

Ia menambahkan, industri kosmetik saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan produk yang efektif dan menarik, tetapi juga harus mampu menjamin keamanan konsumen serta memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Untuk mendukung pengembangan industri yang semakin berbasis teknologi dan inovasi berkelanjutan, ICI 2026 juga menghadirkan sejumlah program unggulan, seperti Innovation Zone yang menampilkan inovasi bahan baku terkini dan Formulation Lab yang memberikan pengalaman langsung dalam proses formulasi produk kosmetik.

Dengan target lebih dari 15.000 pengunjung, ICI 2026 diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri kosmetik nasional sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pelaku industri, regulator, akademisi, dan mitra global.

“ICI 2026 diharapkan dapat mendorong terciptanya produk kosmetik yang lebih aman, berkualitas, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” tutup Sancoyo Antarikso.

Erni S

Redaksi

Erni S adalah seorang jurnalis dan sekretaris redaksi di Industry.co.id. ia menjadi salah satu kontributor paling produktif. Spesialisasinya mencakup berbagai bidang, dengan fokus utama pada sektor hiburan, industri, dan iptek. Tulisannya dikenal luas karena kemampuannya mengulas isu-isu terkini dengan gaya yang informatif dan mudah dipahami oleh pembaca lintas kalangan. Di luar dunia hiburan, Erni S juga aktif menulis tentang perkembangan industri nasional, teknologi, pariwisata, dan sektor keuangan menjadikannya salah satu penulis yang yang paling berpengaruh bagi kemajuan Industry.co.id.

Lihat semua artikel →