Terkait Gangguan Jaringan Telkom, Perdagangan BEI Relatif Stabil dan Aman

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 28 Agustus 2017 - 13:50 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Terkait dengan gangguan yang dialami oleh jaringan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), alias Telkom, perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini relatif stabil dan tidak terpengaruh oleh gangguan tersebut. Demikian diungkapkan oleh Tito Sulistyo, Direktur Utama BEI.

“Pada sistem perdagangan BEI, kami menggunakan dua jaringan, yaitu Telkom dan Net Link. Karena itu, jika salah satu jaringan bermasalah, maka kami memiliki backup-nya sehingga koneksi antar satelit tetap aman,” ujar Tito, di Jakarta, Senin (28/08/2017).

Sementara itu, perdagangan di BEI pada hari ini dibuka oleh Dato’ William Ng, Managing Director Group Publisher & Editor-in-Chief of Business Media International. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka pemberian penghargaan Human Resources Asia Best Companies to Work for in Asia 2017.

“Pengetahuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia (SDM) merupakan aset berharga dalam suatu perusahaan. Umumnya, seorang staf dinilai dari apa yang dikerjakan, namun untuk mengembangkan mereka, maka perusahaan juga memberikan apresiasi lebih kepada karyawan yang bekerja melebihi apa yang sehari-hari mereka kerjakan,” papar Tito.

Dalam kesempatan tersebut, Tito memberikan penghargaan kepada dua orang penggagas ide "Yuk Nabung Saham", berupa dua buah tiket mengunjungi Brussels, Belgia dan London, Inggris. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →