Esok, Ace Hardware Indonesia akan Buka Gerai ke-136

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 28 Agustus 2017 - 12:55 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) akan membuka satu gerai baru pada Selasa (29/08/2017) esok. “Gerai tersebut merupakan gerai kesembilan yang dibuka perseroan pada tahun ini. Dengan pembukaan gerai tersebut, maka perseroan memiliki total 136 gerai,” ujar Helen Tanzil, Corporate Secretary ACES di Jakarta, Senin (28/08/2017).

Helen mengemukakan, perseroan pada tahun ini ditargetkan bakal membuka 15 gerai baru. Pasalnya, perseroan hingga akhir 2020 nanti ditargetkan akan mengoperasikan 200 gerai. Untuk itu, manajemen ACES mengalokasikan dana belanja modal senilai Rp300 miliar pada tahin ini untuk membiayai pembukaan gerai-gerai baru tersebut.

“Kami akan membangun gerai dengan luas yang bervariasi. Tetapi hingga kini, rata-rata luas gerai baru yang dibuka perseroan sekitar 2.000 meter persegi. Pembukaan gerai masih terus difokuskan di Pulau Jawa,” papar Helen.

Helen menuturkan, penjualan ACES ditargetkan mencapai Rp5,10 triliun pada tahun ini. Itu artinya, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 4,5% pada tahun ini dibandingkan dengan realisasi penjualan 2016 sebesar Rp4,88 triliun

“Sementara itu, laba bersihnya ditargetkan tumbuh antara 10-11% pada tahun ini. Itu artinya, perseroan diharapkan dapat membukukan laba bersih antara Rp751,04-757,86 miliar pada 2017 dibandingkan dengan realisasi laba pada 2016 sebesar Rp682,76 miliar,” pungkas Helen. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →