SEDASA Volume 3 “Rhapsody Summit” Digelar di Jakarta, Ivan Gunawan Raih The Modest Visionary Award

Oleh : Nina Karlita | Jumat, 01 Mei 2026 - 22:55 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ajang modest fashion SEDASA kembali hadir dengan gebrakan baru. Setelah lahir di Bandung pada 2020 di tengah pandemi Covid-19, kini SEDASA Volume 3 resmi digelar di Jakarta dengan skala lebih besar dan semangat kolaboratif yang semakin kuat.

Mengusung tema “Rhapsody Summit”, perhelatan ini untuk pertama kalinya digelar di InterContinental Hotel Jakarta Pondok Indah pada 1 Mei 2026.

SEDASA pertama kali digelar di Bandung pada 2020 sebagai respons kreatif atas keterbatasan ruang gerak akibat pandemi. Saat itu, fashion show virtual menjadi solusi agar para pelaku usaha modest fashion tetap bisa berkarya dan menjangkau pasar nasional hingga internasional.

Pada penyelenggaraan keduanya di 2021, partisipasi meningkat signifikan. Setelah sempat vakum, SEDASA 2026 hadir dengan format lebih lengkap: fashion show, exhibition, hingga awarding, mempertemukan desainer, brand, reseller, dan pecinta fashion dalam satu ekosistem bisnis yang terintegrasi.

Founder SEDASA, Rya Baraba, menegaskan bahwa misi utama acara ini bukan sekadar estetika runway.

“Selain mengundang para pecinta fashion, kami juga menghadirkan para reseller dari berbagai daerah. Harapannya, setelah fashion show berlangsung, terjadi interaksi bisnis dan transaksi langsung antara reseller dengan desainer dan brand. Alhamdulillah, target tersebut selama ini selalu tercapai,” paparnya.

SEDASA Volume 3 menghadirkan 14 desainer dan brand modest fashion Indonesia dalam dua sesi peragaan busana. Momentum menjelang Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan untuk menghadirkan koleksi yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Nama besar seperti Ivan Gunawan tampil sebagai Guest Designer melalui lini Mandhja by Ivan Gunawan. Selain itu, sederet brand dan desainer lain turut meramaikan panggung, seperti Nabila Misha Fashion, Padushi by Novitasari, Gita Orlin, Arabellescarf, Armila Syar’i, AMYZA, Arinna Premium Hijab, Agoest Hanggono, Rumman, Mirranda Atelier, Mayra, Shadec, hingga Motif Hawa.

Tak hanya suguhan fashion, panggung SEDASA juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dua diva Indonesia, Krisdayanti dan Titi DJ, yang menambah kemeriahan suasana.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi di industri modest fashion, SEDASA menganugerahkan “The Modest Visionary Award” kepada Ivan Gunawan. Ia dinilai konsisten, visioner, dan berpengaruh dalam mengembangkan lanskap modest fashion modern di Indonesia.

Dengan berbagai lini brand yang dimilikinya, Ivan berhasil menghadirkan karya yang komersial namun tetap berkarakter, sekaligus memperluas apresiasi modest wear hingga ke ranah global.

Sementara itu, “Young Visionary Award” diberikan kepada Nabila Misha. Di usia muda, ia dinilai memiliki keberanian, semangat eksplorasi, dan visi kreatif autentik yang menjanjikan bagi masa depan industri fashion Indonesia.

Dedikasi dan rasa ingin tahunya menjadi representasi generasi baru desainer yang tak hanya berani bermimpi, tetapi juga aktif mengambil langkah nyata membangun industri yang lebih inovatif dan inspiratif.

Penyelenggaraan SEDASA 2026 didukung oleh Kementerian/Badan EKRAF dan resmi dibuka oleh sambutan Menteri/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), Teuku Riefky Harsya.

Kehadiran reseller dari berbagai daerah menjadi salah satu kekuatan utama SEDASA. Interaksi bisnis yang terjadi secara langsung membuka peluang transaksi dan kolaborasi nyata, sekaligus mendorong peningkatan daya beli masyarakat terhadap produk fashion lokal.

Perjalanan SEDASA dari Bandung ke Jakarta bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan simbol pertumbuhan dan keberanian untuk naik kelas. Di balik gemerlap runway, terselip visi besar: menjadikan modest fashion Indonesia sebagai identitas, kekuatan ekonomi kreatif, dan masa depan industri fashion nasional.

Dengan kolaborasi antara desainer, brand, reseller, pemerintah, dan pelaku industri, SEDASA 2026 membuktikan bahwa modest fashion Indonesia tidak hanya tentang gaya, tetapi juga tentang peluang, kolaborasi, dan keberlanjutan.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →