Industri Asuransi Sumbang Investasi Triliunan
INDUSTRY.co.id-Jakarta-Industri asuransi ternyata memberikan kontribusi positif terhadap investasi di Tanah Air. Ini membuktikan Asuransi masih dipercaya masyarakat.
Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Yulius Bhayangkara menyebutkan hal tersebut pada Unitlink Award dan CEO Award Media Asuransi di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Menurut dia secara industri. Asuransi menyumbangkan Rp2300 Triliun dan Rp800 triliunnya komersial. Investasi tersebut, salahsatunya berasal dari produk Unit Link.
"Industri Asuransi tetap dipercaya," katanya.
Dikesempatan yang sama, Media Asuransi memberikan penghargaan Unitlink Award 2026 di industri asuransi jiwa dimana sebanyak 58 produk unitlink terpilih sebagai unitlink dengan kinerja terbaik. Secara keseluruhan ada 468 produk unitlink dari 35 perusahaan asuransi jiwa yang berhasil lolos dalam pemeringkatan untuk memperebutkan predikat unitlink berkinerja investasi terbaik tahun ini. Terjadi peningkatan dari tahun lalu, dimana ada 438 produk unitlink dari 33 perusahaan yang ikut pemeringkatan.
Dewan Juri Unitlink Award 2026 Media Asuransi dalam rapat tanggal 27 Januari 2026, memutuskan bahwa produk unitlink dari unit syariah asuransi jiwa, tetap dinyatakan memenuhi syarat selama perusahaan induknya belum menyatakan secara resmi akan mengalihkan portofolionya ke perusahaan asuransi syariah yang lain.
Dewan Juri Unitlink Award 2026 Media Asuransi juga memutuskan untuk mengelompokkan produk unitlink yang ada berdasar jenis fund masing-masing. Pengelompokan ini untuk membuat penilaian menjadi lebih fair, karena masing-masing produk dibandingkan dengan produk lain yang memiliki karakteristik serupa.
Pertama saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada bapak dan ibu para pemenang. Tentunya kemenangan ini telah membuktikan kinerja tahun 2025 lalu sangat baik, jelas Tri Djoko.
Sementara itu, Plt. Direktur PT Media Asuransi Indonesia S. Edi Santosa dalam sambutannya mengatakan dalam beberapa tahun terakhir pamor unitlink agak menurun. Sebagaimana terjadi di negara-negara Eropa sejak dua dekade terakhir, masyarakat Indonesia saat ini cenderung memilih produk pelindungan tradisional. Hal ini antara lain terkonfirmasi dari cenderung terus meningkatnya proporsi premi asuransi tradisional di industri asuransi jiwa.
Namun, unitlink dengan karakteristik produknya yang menggabungkan proteksi dan investasi, tetap diminati masyarakat. Oleh karena itu, Media Asuransi menganggap penting untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang telah memasarkan produk unitlink dan mampu menjaga return investasinya tetap bagus, paparnya.