Perkuat Akses Rekrutmen, Jobstreet Gelar Mega Career Expo 2026

Oleh : Hariyanto | Selasa, 14 April 2026 - 12:20 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta — Di tengah tren penurunan tingkat pengangguran nasional, Jobstreet by SEEK kembali memperkuat perannya sebagai jembatan antara dunia usaha dan pencari kerja melalui penyelenggaraan Mega Career Expo 2026 yang akan digelar pada 17–18 April 2026 di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan.

Ajang bursa kerja ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam menangkap momentum pemulihan pasar tenaga kerja sekaligus memperluas akses terhadap lowongan pekerjaan yang terverifikasi. Mengulang sukses penyelenggaraan tahun lalu, Mega Career Expo 2026 akan menghadirkan puluhan perusahaan nasional maupun multinasional yang membuka peluang karier bagi berbagai segmen tenaga kerja, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana dan magister dari seluruh jurusan.

Kegiatan ini menyasar tidak hanya lulusan baru, tetapi juga profesional berpengalaman yang tengah mencari peluang karier baru di tengah dinamika kebutuhan tenaga kerja lintas sektor.

“Berkaca dari kesuksesan tahun 2025 lalu, kami kembali menghadirkan Mega Career Expo di tahun 2026 ini. Saya percaya kegiatan ini dapat membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang relevan dan perusahaan mendapatkan kandidat yang tepat. Secara konsisten, kami mengedukasi para pencari kerja untuk mencari informasi lowongan kerja di platform yang resmi dan terpercaya, guna menghindari adanya penipuan dan lowongan kerja bodong yang merugikan. Di sisi lain, kami juga mendorong perusahaan, termasuk UMKM, untuk selalu memasang iklan lowongan kerja hanya di platform resmi yang memiliki teknologi pencocokan AI untuk proses rekrutmen yang lebih cepat, akurat, dan efisien,” ujar Sawitri, Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK.

Langkah ini menjadi relevan di tengah perbaikan indikator ketenagakerjaan nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka turun signifikan dari 6,49% pada 2021 menjadi 4,85% pada 2025. Meski demikian, Jobstreet menilai ruang untuk mendorong penyerapan tenaga kerja masih terbuka lebar, terutama di sektor formal dan industri yang tengah berekspansi.

Melalui gerakan #NextMillionJobs, perusahaan terus memperluas akses pencari kerja terhadap informasi lowongan yang valid dan terpercaya, sekaligus mengoptimalkan teknologi pencocokan berbasis kecerdasan buatan atau AI agar proses rekrutmen berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

Selama dua hari pelaksanaan, Mega Career Expo 2026 juga akan menghadirkan SEEK Talks, forum diskusi yang menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pengembangan karier dan industri ketenagakerjaan. Sesi ini diproyeksikan menjadi nilai tambah bagi para pencari kerja untuk memahami tren kebutuhan industri, strategi membangun profil profesional, hingga memperluas jejaring.

Selain peluang wawancara singkat langsung dengan perekrut, pengunjung juga dapat mengakses berbagai fasilitas penunjang, termasuk sesi pemotretan foto profesional gratis di booth Jobstreet by SEEK yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lamaran kerja. Perusahaan juga menyiapkan berbagai merchandise serta kesempatan memenangkan sesi konsultasi karier bersama career coach profesional.

Jobstreet mengimbau para pencari kerja untuk melakukan pra-registrasi melalui laman resmi perusahaan sebelum menghadiri acara. Kepemilikan akun Jobstreet beserta kelengkapan dokumen pendukung dinilai akan mempermudah proses aplikasi kerja secara langsung selama pameran berlangsung.

Di tengah kompetisi pasar kerja yang semakin ketat, Mega Career Expo 2026 diposisikan bukan sekadar bursa kerja, melainkan instrumen penting untuk mempercepat pencocokan tenaga kerja dan kebutuhan industri, sekaligus menjaga momentum penurunan angka pengangguran nasional.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →