DANA dan Microsoft Hadirkan Era Baru Layanan Keuangan Melalui Agentic AI
INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Sektor layanan keuangan digital di Indonesia tengah memasuki babak baru dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang semakin mendalam untuk menciptakan pengalaman finansial yang lebih aman dan personal.
DANA Indonesia, sebagai salah satu platform dompet digital terbesar yang melayani lebih dari 200 juta pengguna, mengukuhkan posisinya di garis depan transformasi ini melalui kolaborasi strategis bersama Microsoft. Sejak tahun 2024, integrasi teknologi AI telah merambah ke seluruh lini operasional DANA, mulai dari pengembangan produk hingga peningkatan layanan pelanggan, guna mewujudkan inklusi keuangan yang berkelanjutan di tanah air.
Langkah ini bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah strategi jangka panjang untuk memperkuat kapabilitas manusia di dalam ekosistem digital. Ignatia Suwarna, VP of Engineering DANA, menegaskan bahwa AI berfungsi sebagai katalisator untuk menghadirkan layanan yang lebih adaptif. Menurutnya, “Di tengah percepatan transformasi digital, AI menjadi katalis penting untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih relevan, adaptif, dan aman.
Bagi DANA, penerapan AI bukan sekadar adopsi teknologi baru, tetapi upaya menciptakan dampak nyata bagi pengguna, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kepercayaan dalam ekosistem digital. Lebih dari itu, kami memandang AI sebagai enabler untuk memperkuat kapabilitas talenta melalui upskilling dan reskilling, bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan agar dapat terus berkembang dan berinovasi.”
Dalam upaya menjaga keamanan transaksi, DANA mengintegrasikan solusi AI dengan layered data integration yang memungkinkan pemantauan sistem secara real-time. Keamanan ini menjadi krusial mengingat skala layanan yang terus berkembang pesat.
Melalui inisiatif "AI Everywhere", DANA memanfaatkan teknologi seperti Azure OpenAI, GitHub Copilot, dan Microsoft 365 Copilot. Penggunaan GitHub Copilot sebagai asisten pengkodean bahkan telah membantu tim pengembang meningkatkan kualitas kode secara signifikan dengan tingkat penerimaan mencapai 25 hingga 30 persen, yang secara langsung mempercepat siklus inovasi aplikasi baik di sisi front-end maupun back-end.
Salah satu pencapaian paling nyata dari transformasi ini adalah evolusi asisten virtual DIANA menjadi sistem Agentic AI. DIANA kini tidak lagi sekadar chatbot biasa, melainkan sistem dialog berorientasi tugas yang mampu menangani keluhan pengguna dengan pendekatan empatik.
Sepanjang tahun 2025, penerapan teknologi ini tercatat berhasil meningkatkan produktivitas operasional hingga 57 persen dan menaikkan tingkat kepuasan pelanggan sebesar 13 persen. Infrastruktur Microsoft yang kokoh memastikan layanan asisten virtual ini tetap stabil meskipun terjadi lonjakan penggunaan, sehingga kepercayaan pengguna tetap terjaga.
Dukungan Microsoft sebagai mitra teknologi juga menjadi kunci dalam memastikan bahwa inovasi yang dilakukan tetap selaras dengan prinsip AI yang bertanggung jawab. Fiki Setiyono, Azure Go to Market Lead, Microsoft ASEAN, menyampaikan dukungannya terhadap visi DANA tersebut.
“Microsoft berkomitmen untuk mendukung perjalanan transformasi AI DANA melalui penyediaan teknologi cloud dan AI yang aman, andal, dan bertanggung jawab. Kami percaya kolaborasi ini mencerminkan bagaimana organisasi layanan keuangan di Indonesia dapat memanfaatkan AI untuk mempercepat inovasi serta menghadirkan solusi yang lebih inklusif, terpercaya, dan memberdayakan masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia.” kata Fiki.
Ke depan, DANA berencana untuk terus mengeksplorasi potensi agentic AI lebih jauh, termasuk pengembangan agen peninjau kode dan agen khusus lainnya. Dengan menempatkan AI sebagai fondasi strategis, DANA berupaya tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi jutaan penggunanya, tetapi juga memperluas literasi digital dan memberdayakan masyarakat yang sebelumnya belum terjangkau oleh layanan keuangan formal. Komitmen pada tata kelola yang kuat dan keamanan data diharapkan dapat terus membangun kepercayaan jangka panjang dalam ekosistem ekonomi digital di Indonesia.