Pergerakan IHSG Hari ini Berpotensi Tembus Level 6.020

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 25 Agustus 2017 - 08:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal bergerak naik dan sekaligus menembus titik resistensi di level 6.020, kendati kemarin ditutup turun 0,3% ke posisi 5.894.

Kendati IHSG digempur oleh aksi jual sebagian pelaku pasar akibat tekanan regional dan kondisi jenuh belu, tetapi sebagian pasar lainnya yang optimistis dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini melakukan aksi beli yang agresif sehingga mampu menahan laju penurunan indeks lebih lanjut, papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Jumat (25/08/2017).

Karena itu, demikian Yuganur, para pelaku pasar disarankan untuk kembali mengakumulasi saham-saham dan mengikuti kenaikan ke atas level 6.020 yang sedikit tertunda. Adapun saham-saham yang menjadi perhatian para pelaku pasar pada perdagangan hari ini adalah saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Astra International Tbk (ASII), PT Adhi Karya Tbk dan PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PTBA).

Secara teknikal, menurut Yuganur, BBTN, ASII dan ADHI sedang mengalami proses perbaikan tren harga dalam jangka pendek dan menengah. Karena itu, ketiga saham tersebut menjadi menarik untuk dikoleksi. Harga BBTN berpotensi mencapai kisaran Rp3.150-3.250 per unit. Sementara itu, ASII dan ADHI masing-masing ditargetkan dapat mencapai rentang harga Rp8.175-8.275 per unit dan Rp2.240-2.420 per unit.

Sementara itu, penurunan harga komoditas dunia ke titik terendah dalam 10 tahun terakhir ini dan valuasi sektoralnya yang cukup murah, mengakibatkan PTBA menjadi menarik untuk diakumulasi. Harga PTBA ditargetkan mencapai kisaran Rp13.800-14.200 per unit dalam jangka menengah, pungkas Yuganur. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →