Kolaborasi Ekraf–Volkswagen Hadirkan ID. Buzz Bernuansa Neo Nusantara

Oleh : Candra Mata | Jumat, 13 Februari 2026 - 10:27 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kreativitas Indonesia, salah satunya melalui kompetisi desain. Hal itu disampaikan dalam pengumuman pemenang Design Hunt Competition kolaborasi ID. Buzz X Kementerian Ekraf di Pondok Indah Mall 2, Jakarta.

Kompetisi yang merupakan kolaborasi strategis Volkswagen Indonesia dan Kementerian Ekraf ini membuka ruang bagi kreator untuk merefleksikan identitas lokal dan semangat mobilitas masa depan melalui kendaraan listrik VW ID. Buzz. Mengusung tema ‘Neo Nusantara Mitos dalam Ritme’, Iqbal Tawakal dari Bandung terpilih sebagai pemenang.

“Indonesia creativity in a neo way. Ini wujud budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi relevan dalam kehidupan sehari-hari melalui perkembangan teknologi. Kita bisa melihat Volkswagen dengan VW kombi yang sudah upgrade design dengan pernak-pernik sisi kreativitas yang menarik. Yuk, para pejuang ekraf lebih banyak berkreasi supaya hasil karyanya bisa ditunjukkan ke kancah internasional,” ucap Wamen Ekraf Irene saat sambutan dalam announcement ceremony, Kamis (12/2).

Melalui kompetisi ini, peserta mengembangkan visual atau artwork yang menghadirkan karakter baru bagi ID. Buzz dengan sentuhan budaya Indonesia. Karya pemenang akan diwujudkan dalam bentuk custom sticker design pada unit ID. Buzz dan dipamerkan di area Volkswagen maupun ajang otomotif nasional, sebagai upaya menghubungkan industri otomotif dengan ekosistem ekonomi kreatif.

“Kreativitas ini menjadi bukti Volkswagen seperti sebuah kanvas bagi para pejuang ekonomi kreatif. Tentu ini bukan kolaborasi pertama dan saya yakin akan berkelanjutan. Sebelumnya, kita juga pernah menghadirkan beberapa ilustrator yang secara langsung melukis karya mereka di beberapa kota,” imbuh Wamen Ekraf Irene.

Kolaborasi ini bermula dari audiensi Kementerian Ekraf dengan PT Garuda Mataram Motor pada Juli 2025 guna memperluas ruang kreator lokal dan meningkatkan eksposur karya kreatif.

“Inspirasi awal konsep desainnya, aku dapat dari beberapa IP yang ada di kantorku. Selain itu, aku juga sempat berpikir tentang Vimana, sebagai teknologi kuno transportasi zaman dulu yang aku sematkan untuk menambah kesan futuristik. Pemilihan warna desain juga lebih dinamis dan kekinian supaya tampak beda, elemen tradisional dengan warna yang natural serta warna pastel supaya lebih diterima secara global,” kata Iqbal Tawakal yang berprofesi sebagai desainer grafis di PT. Kreasi Pala Nusantara.

Integrasi subsektor desain dalam inovasi mobilitas masa depan tercermin pada desain VW terkini. Kompetisi ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap hilirisasi karya kreatif agar memiliki nilai tambah ekonomi.

“Kendaraan VW mewakili masa depan, sisi desainnya aku bawa unsur tradisional seperti simbol-simbol atau mitologi nusantara yang harapannya bisa membawa semangat keragaman budaya yang masih relevan untuk diterapkan dalam keseharian dengan teknologi. Harapannya, Kementerian Ekraf juga bisa membawa seniman-seniman lokal atau desainer yang masih tetap memegang teguh dengan tradisi nusantara sehingga fasilitasi dalam kegiatan kompetisi desain seperti ini bisa mendunia,” harap Iqbal Tawakal.