Beauty Rewired: Cara ParagonCorp Mengubah Pengalaman Kecantikan Lewat Sains dan AI

Oleh : Erni S | Senin, 26 Januari 2026 - 15:25 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Industri kecantikan kini tidak lagi sekadar soal produk, tetapi tentang pengalaman yang semakin personal dan relevan. Inilah yang dihadirkan ParagonCorp melalui Beauty Science Tech 2026 (BST 2026) bertema “Beauty Rewired: Where Science, Technology, and Soul Transform Life” yang berlangsung pada 21–25 Januari 2026 lalu di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.

Melalui Beauty Rewired, ParagonCorp memperkenalkan cara baru memandang kecantikan: memadukan data, sains, dan purposeful AI technology untuk membantu konsumen memahami kebutuhan kulit dan wajahnya secara lebih akurat. Pendekatan ini lahir dari realitas bahwa banyak orang masih mencoba produk kecantikan secara trial and error.

“Di tengah banyaknya pilihan dan informasi, konsumen kerap menggunakan produk tanpa memahami apa yang benar-benar dibutuhkan kulitnya. Dampaknya, hasilnya tidak optimal bahkan berisiko pada kesehatan kulit. Di sinilah peran teknologi dan sains menjadi penting,” ujar Amalia Sarah Santi, EVP & Global Chief Business Officer ParagonCorp. Ia menambahkan, ParagonCorp memanfaatkan lebih dari 20 juta data poin konsumen untuk menghadirkan rekomendasi yang lebih personal dan tepat sasaran.

Pengalaman tersebut dapat dirasakan langsung melalui lima zona utama BST 2026. Di Sphere of Beauty Tech, pengunjung diajak mencoba berbagai beauty science and technology experiences dari brand-brand ParagonCorp. Mulai dari Wardah DermaSkin Intelligence™, rutinitas perawatan kulit generasi baru berbasis advanced skincare dan beauty device, hingga Make Over Face Archi/Tech™ 2.0 yang menggunakan AI untuk membangun peta wajah personal lengkap dengan rekomendasi riasan.

Tak hanya itu, ChromaSync Colour Intelligence™ menghadirkan analisis personal color dan wajah berbasis teknologi, sementara Kahf Men’s Precision Decode™ menawarkan pendekatan perawatan kulit pria yang disesuaikan dengan arketipe kulit khas pria Indonesia.

BST 2026 juga membawa pengunjung pada pengalaman yang lebih reflektif melalui Hall of Purpose. Zona ini menampilkan komitmen ParagonCorp terhadap keberlanjutan, mulai dari akses air bersih di Nusa Tenggara Timur, pengelolaan plastik berkelanjutan, hingga perlindungan keanekaragaman hayati. Salah satu sorotannya adalah Sphere of Possibility, instalasi imersif yang mengajak pengunjung merenungkan peran kecil sehari-hari dalam menjaga masa depan bumi.

Zona Collective Space dan Beyond Stage melengkapi pengalaman pengunjung dengan menghadirkan kolaborasi kreator, diskusi terbuka, serta percakapan lintas generasi tentang masa depan industri kecantikan. Sementara Future Store memberikan gambaran bagaimana pengalaman belanja kecantikan di masa depan akan semakin personal, interaktif, dan berbasis teknologi.

Melalui BST 2026, ParagonCorp memandang kecantikan sebagai bagian dari upaya kolektif membangun global beauty ecosystem yang berdampak bagi manusia dan lingkungan. “Beauty Rewired adalah komitmen kami untuk memastikan setiap inovasi memberikan dampak bermakna bagi konsumen, lingkungan, dan masa depan. Inilah cara ParagonCorp membangun kecantikan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tutup Sarah.

Erni S

Redaksi

Erni S adalah seorang jurnalis dan sekretaris redaksi di Industry.co.id. ia menjadi salah satu kontributor paling produktif. Spesialisasinya mencakup berbagai bidang, dengan fokus utama pada sektor hiburan, industri, dan iptek. Tulisannya dikenal luas karena kemampuannya mengulas isu-isu terkini dengan gaya yang informatif dan mudah dipahami oleh pembaca lintas kalangan. Di luar dunia hiburan, Erni S juga aktif menulis tentang perkembangan industri nasional, teknologi, pariwisata, dan sektor keuangan menjadikannya salah satu penulis yang yang paling berpengaruh bagi kemajuan Industry.co.id.

Lihat semua artikel →