Banjir Kali Uangan Genangi Ratusan Rumah di Ulujami, Polsek Pesanggrahan Turun Langsung Bantu Warga
INDUSTRY.co.id - Jakarta — Luapan air Kali Uangan kembali menyebabkan banjir di wilayah Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, 514 rumah warga terendam, dengan total 801 kepala keluarga atau 2.334 jiwa terdampak.
Sejak pagi hari, aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah daerah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan situasi sekaligus membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir.
Langkah cepat ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA.
Kapolsek Pesanggrahan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh, khususnya di wilayah Jl. Swadarma Utara IV RT 005/01, yang menjadi salah satu titik terparah genangan air.
“Kami melakukan pemantauan sejak pagi hari untuk memastikan kondisi warga serta mendistribusikan bantuan makanan melalui dapur umum Polres Metro Jakarta Selatan,” ujar Kompol Seala Syah Alam.
Pada puncaknya, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter, sebelum berangsur menurun menjadi 15 sentimeter pada siang hingga sore hari.
Sebagai bentuk respons cepat, Polsek Pesanggrahan menyalurkan 700 nasi bungkus kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut dibagikan langsung ke rumah-rumah warga guna memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.
Menurut Kapolsek, metode door to door dipilih agar masyarakat yang kesulitan beraktivitas akibat banjir tetap bisa menerima bantuan tanpa harus meninggalkan rumah.
“Ini adalah wujud kepedulian kami agar warga tetap merasa diperhatikan di tengah kondisi sulit akibat banjir,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, aparat tiga pilar turut hadir, di antaranya Danramil 04 Pesanggrahan Mayor Arh Ulung Kokoh Gumelar, Camat Pesanggrahan Angga Saputra, Lurah Ulujami, serta pengurus lingkungan setempat.
Seiring dengan surutnya genangan, warga mulai melakukan pembersihan rumah dan lingkungan. Aparat gabungan turut melakukan pendampingan untuk memastikan proses berjalan aman dan lancar.
Hingga sore hari, kondisi di lokasi banjir dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama proses pemantauan maupun penyaluran bantuan.
Aparat gabungan masih terus bersiaga dan melakukan monitoring guna mengantisipasi potensi kenaikan debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.