Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Industri, Universitas Bakrie Berkolaborasi dengan VERO Gelar Kampanye #KembaliKeDapur
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Menjelang Hari Ibu, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie menggelar kampanye Public Relations bertajuk #KembaliKeDapur sebagai bagian dari Proyek Ujian Akhir Semester (UAS). Kampanye ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis agar siap menghadapi dunia kerja.
Kampanye ini digelar di tengah tantangan tingginya angka pengangguran lulusan pendidikan tinggi. Data Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah pengangguran lulusan diploma hingga doktoral mencapai lebih dari 1,01 juta orang pada Februari 2025. Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi memperkuat pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie merancang Proyek UAS berbentuk kampanye Public Relations terintegrasi yang menggabungkan tiga mata kuliah Relasi Media, Produksi Konten Visual, dan Cyber PR. Mahasiswa dilatih menyusun strategi komunikasi, memproduksi konten, hingga menjalankan kampanye secara kolaboratif.
Dosen pengampu mata kuliah, Octaviniant Aspary, mengatakan pendekatan ini bertujuan menyatukan teori dan praktik. “Mahasiswa dilatih berpikir strategis dan menjalankan kampanye secara terintegrasi, dari perencanaan hingga evaluasi, seperti praktik di dunia profesional,” ujarnya.
Pendampingan juga diberikan oleh praktisi industri. Diah Andrini Dewi, Executive Account Director VERO Agency, menilai pengalaman langsung penting agar mahasiswa memahami tuntutan kerja di lapangan. “Kampanye harus kreatif, relevan dengan konteks, memahami audiens, dan memiliki tujuan yang terukur,” katanya.
Tema #KembaliKeDapur dipilih untuk merespons gaya hidup generasi muda yang semakin bergantung pada makanan instan dan layanan pesan antar, sekaligus mengajak memaknai dapur sebagai ruang kebersamaan dan pelestarian nilai keluarga. Ketua TP PKK DKI Jakarta periode 2017–2022, Fery Farhati, menyebut dapur sebagai ruang penting dalam menjaga memori dan identitas keluarga. “Dapur adalah tempat mewariskan nilai dan tradisi lintas generasi,” ujarnya.
Selain itu, Anne Mutiara, pendiri Seroja Bake, membagikan perspektif tentang bagaimana warisan kuliner tradisional dapat dikemas secara relevan dan menarik bagi generasi muda tanpa kehilangan nilai autentiknya.
Pelaksanaan Proyek UAS ditutup dengan Project Showcase Presentation di Auditorium Universitas Bakrie, Jakarta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan hasil kampanye di hadapan pakar dan praktisi industri serta memperoleh masukan langsung sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman.
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie berharap proyek ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan tidak berhenti sebagai tugas akademik semata. Kolaborasi dengan praktisi industri diharapkan terus diperkuat untuk membuka lebih banyak ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa, sekaligus menjembatani dunia pendidikan dan kebutuhan industri komunikasi yang terus berkembang.