Lazada Perkenalkan Strategi Berbasis Brand untuk Tingkatkan Nilai Tambah bagi Konsumen dan Ekosistem eCommerce Indonesia
INDUSTRY.co.id - Jakarta — Lazada resmi meluncurkan strategi baru yang berfokus pada brand sebagai inti pengembangan platform.
Langkah ini menjadi upaya strategis untuk mempercepat pertumbuhan fase berikutnya dari ekonomi digital Indonesia, sekaligus menjawab perubahan perilaku konsumen yang semakin cerdas dan mengutamakan kualitas.
Melalui pendekatan terbaru ini, Lazada memperkuat ekosistem dengan pembaruan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI), peningkatan layanan pelanggan, serta perluasan kanal pemasaran untuk membantu brand menjangkau lebih banyak konsumen.
Seluruh pembaruan tersebut diarahkan untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih mulus, aman, dan relevan bagi pengguna.
CEO Lazada Indonesia, Carlos Barrera, menegaskan bahwa strategi yang berpusat pada brand—khususnya brand resmi yang berada di LazMall—merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan autentisitas dan kualitas di kalangan konsumen Indonesia.
“Strategi yang berpusat pada brand memungkinkan Lazada menjadi katalisator nilai bagi ekosistem eCommerce Indonesia. Ketika brand bertumbuh, konsumen pun merasakan manfaat nyata, mulai dari penemuan produk yang lebih mudah, kualitas tepercaya, hingga pengalaman berbelanja yang relevan,” ujar Carlos.
Tren ini sejalan dengan laporan Cube Asia 2025 yang menunjukkan bahwa transaksi berbasis autentisitas—di mana konsumen membeli produk resmi dari toko tervalidasi—terus meningkat. Pada 2025, segmen ini sudah mencapai 30% dari penjualan eCommerce Asia Tenggara dengan nilai pasar sekitar US$40 miliar, dan diproyeksikan melonjak hingga US$150 miliar pada 2030.
Commercial Director Lazada Indonesia, Nanang Ariswibowo, menyampaikan bahwa pembaruan platform didesain untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang holistik sejak klik pertama hingga produk tiba di tangan konsumen.
1. Pembaruan Platform & Aplikasi Berbasis AI
Lazada berinvestasi besar pada teknologi AI untuk membantu brand mengoptimalkan operasional, mulai dari:
Penemuan produk yang lebih intuitif, Pengelolaan konten yang lebih efisien, Otomatisasi operasional toko online, dan Peningkatan visibilitas brand di kanal LazMall.
2. Peningkatan Pengalaman Konsumen
Lazada memperkuat berbagai titik layanan utama, seperti: Layanan pelanggan, Logistik internal dengan pengiriman dan instalasi untuk kategori berat seperti furnitur dan elektronik, serta Program Lazada Membership dengan berbagai keuntungan eksklusif.
Fokusnya adalah menciptakan pengalaman belanja yang lebih aman, nyaman, dan hemat bagi pengguna.
3. Perluasan Kanal Pemasaran untuk Brand
Lazada menghadirkan dukungan pemasaran yang kuat melalui:
* Festival belanja dengan subsidi voucher,
* Program afiliasi untuk memperluas jangkauan pasar,
* Promosi terintegrasi yang meningkatkan konversi penjualan.
Salah satu brand yang telah merasakan manfaat dari pendekatan baru Lazada adalah Gramedia, toko buku dan ikon budaya nasional. Corporate Support Director Gramedia, Yosef Adityo, mengakui bahwa transformasi digital menjadi kunci keberlanjutan bisnis di tengah meningkatnya hiburan digital.
“Lazada telah menjadi mitra kuat yang membantu kami memodernisasi kehadiran di LazMall. Kami kini dapat menjangkau pembaca generasi baru dengan pendekatan yang lebih relevan dan efisien,” ujarnya.
Sejalan dengan peluncuran strategi barunya, Lazada kini bersiap menggelar festival belanja 12.12, salah satu perayaan eCommerce terbesar di Indonesia. Lazada berkomitmen bekerja sama dengan brand dan penjual untuk menghadirkan:
* Penawaran eksklusif,
* Pengalaman belanja yang tanpa hambatan,
* Nilai tambah bagi semua pihak di ekosistem digital.
Peluncuran strategi ini menegaskan komitmen Lazada dalam membangun masa depan eCommerce yang lebih tepercaya, berorientasi pada kualitas, dan menguntungkan bagi brand maupun konsumen.