Apel Kasatwil Polri 2025 Dihadiri 7 Atpol Negara Sahabat, Tegaskan Komitmen Stabilitas Internasional

Oleh : Candra Mata | Rabu, 26 November 2025 - 17:31 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Apel Kasatwil Polri tahun 2025 digelar dengan mengundang 10 Atase Kepolisian (Atpol) dari negara sahabat sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan keamanan global. Dari total undangan tersebut, tujuh perwakilan yang hadir berasal dari Kepolisian Australia, Amerika Serikat (FBI), China, Filipina, Jepang, Malaysia, dan Prancis.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Polri juga turut mengundang Kepolisian Hongkong. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi referensi dalam mencari model penanganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang relevan untuk diterapkan di Indonesia.

Menurut Sigit, Polri ke depan akan mengubah doktrin penanganan demonstrasi dari yang sebelumnya berfokus pada penjagaan menjadi pelayanan, sebagai wujud komitmen menjamin kebebasan berpendapat masyarakat.

"Di satu sisi kita juga tentunya miliki konsep dalam menghadapi rusuh massa yang tentunya apabila tidak kita kendalikan akan berdampak stabilitas kamtibmas, terganggunya fasilitas publik, sektor ekonomi yang tentunya harus kita jaga. Ini menjadi bagian kita evaluasi sekaligus pembahasan dalam apel kasatwil," ucap Sigit, Rabu (26/11/2025).

Apel Kasatwil bertajuk “Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat” tersebut diselenggarakan di Satlat Brimob Cikeas. Seluruh Kapolda dan Kapolres dijadwalkan bermalam di tenda selama tiga hari.

Sigit menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat soliditas internal dan kekompakan, serta melakukan penanaman ulang doktrin Tribrata dan Catur Prasetya. “Dan tentunya hakikat dari tugas Polri di dalam melaksanakan tugas pokok fungsinya sebagai pelaksana alat negara di bidang harkamtibmas di bidang penegakan hukum dan memberikan perlindungan pengayoman pelayanan terhadap keamanan yang di dalam negeri," ujarnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →