Pagi ini, IHSG Dibuka pada Posisi 5.862

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 22 Agustus 2017 - 10:23 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada posisi 5.862 di sesi pertama perdagangan Selasa (22/08/2017) ini. Pada pukul 09:04 waktu JATS, IHSG terpantau di posisi 5.872, meningkat 0,2% atau 11 poin dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di level 5.861.

Di awal sesi pertama perdagangan hari ini, terdapat 111 saham mengalami kenaikan harga, sebanyak 389 saham turun, 99 saham stagnan dan 355 saham belum ditransaksikan.

Total nilai transaksi jual beli saham tercatat sebesar Rp178 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 344 juta unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli bersih saham (net buying) senilai Rp8 miliar dengan volume pembelian (net buying volume) sebanyak 2 juta unit saham.

Sebanyak tujuh dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 0,41% atau 5,03 poin ke posisi 1.245. Kemudian disusul oleh indeks sektor agrikultur dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing meningkat 0,19% dan 0,15%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT BPD Jawa Barat-Banten Tbk (BJBR) yang harganya naik 1,9% atau Rp50 menjadi Rp2.740 per unit, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang harganya terangkat 1,4% atau Rp40 menjadi Rp2.840 per unit dan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya meningkat 1,4% atau Rp10 menjadi Rp725 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang harganya susut 0,9% atau Rp75 menjadi Rp8.600 per unit, saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang harganya turun 0,7% atau Rp5 menjadi Rp665 per unit dan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)  yang harganya terpangkas 0,4% atau Rp25 menjadi Rp6.525 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →