EDENA Capital Nusantara Umumkan Listing Token di BingX dan Bursa Global Top 5

Oleh : Nina Karlita | Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – EDENA Capital Nusantara, operator bursa Security Token Offering (STO) terkemuka yang memimpin revolusi tokenisasi aset riil di pasar berkembang, mengumumkan langkah strategis besar melalui listing token EDENA di BingX yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2025.

Langkah ini akan segera disusul oleh listing di bursa nasional utama Asia Tenggara serta bursa global top 5 pada November mendatang, memperkuat posisi EDENA sebagai pemain utama dalam ekosistem keuangan digital global.

Menurut Wook Lee, CEO EDENA Capital Nusantara, keberhasilan ini merupakan bukti nyata atas kepercayaan investor global terhadap visi dan strategi perusahaan.

“Listing berturut-turut di BingX, diikuti oleh bursa nasional dominan di Asia Tenggara dan bursa global top 5, menunjukkan kepercayaan institusional yang kuat terhadap pendekatan revolusioner EDENA dalam menokenisasi kelas aset triliunan dolar,” ujarnya.

Ia menambahkan, ekspansi strategis ini akan memperluas akses pengguna global terhadap produk-produk STO EDENA, mempermudah transaksi lintas batas, dan membuka jalan bagi demokratisasi investasi aset riil di berbagai yurisdiksi.

31 Oktober 2025: Listing resmi di BingX
November 2025: Listing di bursa nasional terkemuka Asia Tenggara dan bursa global top 5 (nama akan diumumkan)
Kuartal I 2026: Beberapa listing tambahan di bursa global utama

EDENA telah menegaskan posisinya sebagai operator bursa STO multi-yurisdiksi dengan dukungan dan kemitraan pemerintah di Indonesia, Mesir, dan sejumlah wilayah lain yang terus berkembang.

Fokus utama perusahaan adalah tokenisasi aset riil bernilai tinggi, seperti Kredit karbon Indonesia, dan Portofolio real estat senilai 250 juta dolar AS di Mesir.

Dengan lisensi dan persetujuan regulasi yang telah diperoleh, serta operasi aktif melalui Indodax, EDENA menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan teknologi blockchain untuk membuka peluang investasi dari aset-aset pasar berkembang yang sebelumnya tidak likuid.