Menperin Agus Pasang Badan: Pasar Domestik Harus Jadi Benteng Utama Industri Nasional!

Oleh : Ridwan | Senin, 27 Oktober 2025 - 12:58 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan komitmennya untuk menjadikan perlindungan pasar domestik sebagai prioritas tertinggi dalam strategi penguatan industri nasional.

Langkah ini dinilai penting mengingat sekitar 80 persen output industri dalam negeri diserap oleh pasar domestik, sementara hanya 20 persen yang diekspor.

“Dengan struktur seperti itu, jika pasar domestik goyah, seluruh industri akan runtuh,” kata Menperin Agus di Jakarta, Senin (27/10).

Menurutnya, perlindungan pasar domestik berarti menjaga empat sumber utama permintaan, yakni pemerintah, rumah tangga, sektor swasta, dan investasi.

Pada sisi pemerintah, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) disebut perlu diperluas agar belanja negara benar-benar menjadi mesin penggerak industrialisasi nasional.

Sementara itu, untuk rumah tangga dan sektor swasta, penguatan daya beli masyarakat dinilai mutlak agar konsumsi tetap terjaga. 

"Di sisi lain, bagi investor, kepastian pasar domestik menjadi syarat utama untuk mendorong penanaman modal di sektor manufaktur," terangnya.

Menperin Agus juga menyoroti pentingnya penguatan instrumen tarif dan non-tarif barrier guna melindungi produk nasional. 

Ia menilai, banyak industri dalam negeri yang tertekan bukan karena tidak mampu bersaing, melainkan karena banjirnya produk impor yang masuk tanpa kendali.

“Kebijakan proteksi ini bukan proteksi buta. Tujuannya adalah menciptakan ruang bagi industri nasional untuk tumbuh, berinovasi, dan pada akhirnya menjadi kompetitif,” tegasnya.

Kebijakan proteksi yang tepat sasaran diharapkan mampu memperkuat pondasi industri nasional, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menjadikan pasar domestik sebagai tumpuan utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →