FIATA Tunjuk Yukki Hanafi sebagai Senior VP, Bukti Kekuatan Indonesia di Sektor Logistik Global

Oleh : Candra Mata | Minggu, 12 Oktober 2025 - 19:39 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, FIATA World Congress 2025 yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2025 di Hanoi, Vietnam, mencatatkan momen bersejarah bagi Indonesia. Yukki Nugrahawan Hanafi resmi terpilih sebagai Senior Vice President FIATA, menjadikannya orang Indonesia pertama yang berhasil menduduki posisi kepemimpinan bergengsi dalam organisasi logistik dan rantai pasok dunia tersebut.

FIATA, atau International Federation of Freight Forwarders Associations, merupakan organisasi non-pemerintah yang telah berdiri sejak 1926 dan berkedudukan di Jenewa, Swiss. FIATA menaungi lebih dari 40.000 perusahaan anggota secara global, 111 asosiasi perusahaan logistik, dan 6.000 anggota individu dari lebih 150 negara.

Dengan terpilihnya Yukki, Indonesia kini memiliki peluang strategis untuk menyuarakan isu-isu penting seputar logistik dan rantai pasok nasional di forum internasional. “Dengan amanah ini, semoga saya bisa berkontribusi secara signifikan dalam mewakili kepentingan dan menyuarakan Indonesia di level global,” ujar Yukki.

FIATA dikenal sebagai representasi asosiasi bisnis logistik dunia yang menjadi mitra resmi dalam dialog dengan berbagai organisasi internasional seperti United Nations Commission of Trade & Development (UNCTAD), United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL), World Customs Organization (WCO), World Trade Organization (WTO), International Civil Aviation Organization (ICAO), International Maritime Organization (IMO), serta International Chamber of Commerce (ICC).

Yukki juga menekankan pentingnya posisi strategis Indonesia dalam FIATA untuk meningkatkan pengaruh dalam isu-isu strategis rantai pasok global dan membentuk lanskap perdagangan serta logistik dunia. “Peran aktif Indonesia dalam forum internasional seperti FIATA dapat memperkuat daya saing sektor logistik nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang,” tambahnya.

FIATA juga memiliki peran penting dalam perdagangan global melalui FIATA Bill of Lading (FBL) sebagai dokumen transportasi multimoda yang diterbitkan oleh anggota asosiasi Freight Forwarder FIATA, serta diakui sebagai dokumen negosiasi (negotiable document) oleh ICC dan UNCTAD.

Dalam FIATA World Congress 2025, organisasi ini kembali menegaskan komitmennya sebagai penghubung antara pelaku usaha logistik dan pemerintah di seluruh dunia, dalam membangun standar dokumentasi transportasi global, mendorong harmonisasi regulasi internasional, serta menyediakan sertifikasi dan pendidikan vokasi logistik berstandar internasional.

Struktur Kepemimpinan FIATA World Congress 2025

• President: Thomas Sim (Singapura),

• Immediate Past President: Turgut Erkeskin (Turki),

• Senior Vice Presidents: Yukki Nugrahawan Hanafi (Indonesia), Jens Roemer (Belgia), Nadia Abdul Aziz (UEA),

• Treasurer: Neil Taylor (Chile),

• Secretary General: Keshav Tanna (India).