Organon Rayakan 50 Tahun dengan Cara Tak Biasa: Donasi 1.000 Alat KB untuk Wanita Indonesia

Oleh : Ridwan | Minggu, 12 Oktober 2025 - 08:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada 26 September, sekaligus merayakan 50 tahun berdirinya fasilitas produksi di Pandaan, PT Organon Pharma Indonesia Tbk menegaskan komitmennya terhadap kesehatan wanita Indonesia. 

Perusahaan layanan kesehatan global ini secara resmi mendonasikan 1.000 unit alat kontrasepsi implan satu batang kepada Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI).

Inisiatif ini menjadi langkah nyata Organon dalam mendukung Program Keluarga Berencana (KB) 2030 Indonesia, memperluas akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang aman dan berkualitas, serta membantu menurunkan angka kehamilan tidak direncanakan dan kematian ibu di Indonesia.

Menurut data United Nations Population Fund (UNFPA), sekitar 38–40 persen kehamilan di Indonesia masih merupakan kehamilan tidak direncanakan. Lebih dari 60 persen di antaranya berakhir dengan aborsi, dan 45 persen dilakukan secara tidak aman—menyumbang hingga 13 persen kasus kematian ibu.

Melihat kondisi tersebut, Organon menilai pentingnya memperluas pilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang efektif dan terjangkau bagi masyarakat.

Dukungan Nyata untuk Garda Terdepan: Para Bidan

Serah terima simbolis donasi dilakukan di kantor pusat PP IBI, Jakarta. Presiden Direktur PT Organon Pharma Indonesia Tbk, Daniel, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua Umum PP IBI, Dr. Ade Jubaedah, S.SiT, MM, MKM.

Turut hadir perwakilan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbanggaa) serta UNFPA, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat akses kontrasepsi modern di Indonesia.

“Organon berkomitmen mendukung kesehatan wanita di setiap tahap kehidupannya. Melalui donasi ini, kami berharap lebih banyak wanita Indonesia dapat memiliki kendali atas kesehatan reproduksi mereka dengan cara yang aman, efektif, dan berjangka panjang," ujar Daniel. 

Dr. Ade Jubaedah menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, bidan adalah ujung tombak layanan kontrasepsi di masyarakat. 

"Donasi ini akan sangat membantu kami memperluas akses MKJP, terutama bagi perempuan di daerah terpencil,” ujarnya.

Alat kontrasepsi implan yang didonasikan merupakan MKJP berbentuk tabung kecil fleksibel sepanjang sekitar 4 cm yang dipasang di bawah kulit. Metode ini menawarkan perlindungan hingga tiga tahun, tanpa sayatan dan dengan tingkat efektivitas tinggi.

Melalui dukungan ini, Organon dan PP IBI berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan yang berkualitas.

Donasi ini menjadi bagian dari misi berkelanjutan Organon untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 — menciptakan generasi yang sehat, berdaya, dan produktif. 

Dengan investasi berkelanjutan dalam kesehatan wanita, Organon menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan adalah fondasi penting menuju pembangunan berkelanjutan.