Kolaborasi LOKET, Indodana, dan TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Hiburan

Oleh : Hariyanto | Rabu, 08 Oktober 2025 - 16:43 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Industri hiburan Indonesia menunjukkan resiliensi dan pertumbuhan positif meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi. Melalui forum LOKÉT Talks: Navigating Event Success with Data, tiga pemain utama, yakni LOKET, Indodana, dan TikTok, menyampaikan wawasan mengenai bagaimana data, inovasi layanan keuangan, dan strategi pemasaran digital dapat menjadi pilar penting dalam menyukseskan penyelenggaraan acara. 

Sejak 2022 hingga Juli 2025, LOKET telah memfasilitasi lebih dari 25.000 acara di berbagai kategori, dengan mayoritas berasal dari konser musik, pertunjukan, olahraga, pameran, dan seminar. 

Kharisma Putra selaku VP Growth & Revenue dari Loket.com menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun menunjukkan rata-rata harga tiket berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp225.000, dengan tingkat keterisian konser dan pertunjukan mencapai lebih dari 80 persen. 

“Pola musiman juga memperlihatkan bahwa konser banyak digelar di awal tahun serta kuartal keempat, sementara festival mendominasi pada bulan Juni dan Oktober. Menurut LOKET, pemanfaatan data ini bukan hanya membantu penyelenggara menentukan strategi penjualan yang lebih efektif, tetapi juga memungkinkan mereka menciptakan pengalaman yang lebih bernilai bagi audiens.” ujar Kharisma di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Sementara itu, Erita Christiani selaku VP of Marketing Indodana Paylater menyoroti perubahan perilaku konsumen dalam mengakses hiburan melalui layanan paylater.

“Di tengah menyusutnya anggaran hiburan masyarakat, minat terhadap konser, festival, dan acara hiburan lainnya tetap tinggi. Hal ini tercermin dari peningkatan signifikan pada penggunaan paylater di platform LOKET, di mana sepanjang 2023 hingga 2025 transaksi meningkat 44,05 persen, jumlah tiket terjual naik 51,21 persen, dan Gross Market Value tumbuh hingga 58,98 persen," kata Erita.

"Indodana menekankan bahwa fleksibilitas pembayaran merupakan faktor penting yang menjaga akses masyarakat terhadap hiburan, sekaligus menjadi solusi agar konsumen tetap dapat menikmati pengalaman tanpa terbebani kondisi finansial.” ujarnya.

Dari sisi pemasaran, Shabina Gianti, Strategic Partnerships Business Development - Indonesia & Malaysia di TikTok  menegaskan peran vital media sosial dalam memperluas jangkauan acara. 

“Dengan kekuatan konten singkat, tren berbasis komunitas, dan kolaborasi dengan kreator, TikTok memungkinkan sebuah acara tidak hanya hadir di lokasi, tetapi juga hidup lebih lama di dunia digital. Menurut TikTok, keberhasilan sebuah event tidak semata-mata diukur dari jumlah tiket yang terjual, tetapi juga dari bagaimana momen acara dapat terus dibicarakan, dibagikan, dan menjadi bagian dari percakapan audiens setelah acara berlangsung.” kata Shabina.

Kolaborasi antara LOKET, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital untuk mendorong pertumbuhan industri hiburan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengalaman. Melalui pendekatan ini, penyelenggara acara diharapkan mampu menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem hiburan Indonesia.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →