Saham DADA Dibidik Vanguard Group! Target Rp230 Ribu Bukan Lagi Mimpi

Oleh : Ridwan | Jumat, 03 Oktober 2025 - 16:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pasar modal Indonesia kembali digemparkan. Rumor panas menyebut raksasa investasi global Vanguard Group, pengelola dana terbesar di dunia, mulai melirik saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA). 

Target harga fantastis Rp230.000 per lembar saham pun mencuat, dengan potensi kapitalisasi pasar menembus USD 100 miliar.

Jika benar terealisasi, langkah ini bisa menjadikan DADA sebagai salah satu emiten properti paling berharga di Asia, sejajar dengan raksasa global lain.

Kenapa Vanguard Group Bisa Masuk ke DADA?

Isu beredar bahwa pengendali saham DADA akan menurunkan porsi kepemilikan, sehingga free float publik makin besar. Skema ini sangat disukai oleh Vanguard: saham likuid, transaksi ramai, dan mudah keluar-masuk tanpa ganggu harga pasar.

Sejarah mencatat, Vanguard memakai strategi serupa pada saham Microsoft, Apple, NVIDIA, hingga Mitsubishi, hasilnya selalu spektakuler.

Seperti diketahui, DADA memegang lahan komersial strategis di CBD Jakarta (Sudirman–Thamrin–Segitiga Emas), yang masih undervalue dibandingkan Tokyo atau Osaka.

Jika rumor akuisisi Vanguard benar, harga Rp230 ribu per lembar saham bukan lagi mimpi. Kapitalisasi USD 100 miliar akan membawa DADA masuk jajaran elite properti dunia.

Analis pasar modal Rendy Yefta menegaskan, perjalanan DADA menuju Rp230 ribu penuh turbulensi: suspensi, koreksi harga, hingga aksi korporasi besar seperti right issue dan akuisisi lahan.

“Ini bukan saham untuk trader jangka pendek. DADA cocok untuk investor sabar yang siap pegang jangka panjang. Potensinya bisa jadi saham bagger (naik berkali lipat),” ujarnya.

Bagi investor yang sudah menggenggam DADA, jangan goyah dengan gejolak harga. DADA dijadwalkan akan membagikan dividen pada 10 Oktober 2025, sekaligus menandai berakhirnya pemantauan khusus (FCA).

Artinya, perdagangan DADA di bursa akan kembali normal, momen yang bisa memicu minat investor global.

Jika rumor kehadiran Vanguard Group benar, DADA bukan lagi saham lokal biasa. Ini tiket eksklusif masuk ke segitiga emas Jakarta, dengan potensi keuntungan jangka panjang yang luar biasa.

Bagi investor sabar, hold saham DADA sekuat baja bisa jadi keputusan emas. Karena target Rp230 ribu per lembar saham kini bukan lagi mimpi, melainkan jalan besar menuju valuasi raksasa.