Hari Jantung Sedunia, Siloam Hospitals TB Simatupang Perkuat Edukasi dan Teknologi Layanan Jantung

Oleh : Desi Yulieta | Selasa, 30 September 2025 - 19:15 WIB · 5 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jantung bukan hanya sekadar organ pemompa darah, tetapi merupakan pusat dari sistem peredaran darah yang memainkan peran vital dalam memastikan suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Bila fungsi jantung terganggu, maka organ-organ penting lain seperti otak, ginjal, dan paru-paru juga dapat terdampak. Kondisi kesehatan seperti kehamilan, diabetes, dan obesitas turut memengaruhi kerja jantung. Tak hanya pada orang dewasa, gangguan jantung juga ditemukan pada pasien anak-anak.

Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia pada 29 September, Siloam Hospitals TB Simatupang, sebagai pusat layanan kesehatan terpadu untuk jantung dan organ terkait, menyelenggarakan program edukasi untuk tenaga kesehatan dan publik. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang peluncuran pengembangan layanan jantung terbaru di rumah sakit tersebut.

dr. Dewi Wiguna, M.Sc, Hospitals Director Siloam Hospitals TB Simatupang menjelaskan, “Edukasi bagi tenaga kesehatan ditujukan untuk para dokter spesialis Jantung, Ginjal dan Radiologi melalui acara Master Class Cardiovascular Kidney Metabolic dengan tema “Discover the Essentials of Contrast Media in Dignostic and interventional Imaging” yang telah diadakan tanggal 20–21 September 2025 lalu. Program tersebut menghasilkan rekomendasi yang sangat penting mengenai penggunaan contrast media dalam diagnosa dan Interventional Imaging. Rekomendasi ini sangat penting bagi penderita gagal ginjal kronis yang membutuhkan prosedur intervensi. Sedangkan edukasi bagi publik dilakukan dalam bentuk 7 seri talkshow “Heart & Friends” yang tayang di YouTube dan Instagram Siloam Hospitals TB Simatupang.”

Tujuh seri podcast Heart & Friends mengangkat berbagai keterkaitan antara jantung dengan organ dan kondisi lainnya, yaitu, Jantung dan Otak, Jantung dan Paru-Paru, Jantung dan Ginjal, Jantung dan Obesitas, Jantung dan Diabetes, Jantung pada Anak, dan Jantung pada Kehamilan. Program edukasi ini akan tayang dari 29 September 2025 hingga Oktober 2025.

dr. Grace F. Indradjaja, Director of Medical Group, menambahkan pentingnya pembaruan pengetahuan medis. “Siloam Hospitals Group senantiasa fokus pada peningkatan kapabilitas para dokter ahli yang ada di rumah sakit kami. Hal ini sangat penting, karena perkembangan medis terjadi sangat cepat dan juga kasus semakin beragam. Oleh karena itu, sesi sharing and recommendation menjadi sangat penting, untuk memastikan tenaga kesehatan kami memiliki pemahaman yang sama terhadap perkembangan di dunia medis. Dan ini juga perlu dikombinasikan dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung, salah satunya melalui kanal media sosial. Dengan edukasi, kami berharap semakin banyak masyarakat yang melakukan deteksi dini dan menyadari faktor risiko kesehatan Jantung dan penyakit lainnya," jelas dr.grace.

Dari sisi medis, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA, selaku Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah serta Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan pentingnya penanganan gangguan irama jantung secara menyeluruh.

“Jantung berperan sangat penting. Apabila fungsi jantung terganggu, dapat menyebabkan organ lain ikut terdampak. Gangguan irama jantung atau aritmia adalah kelainan pada frekuensi dan keteraturan laju jantung. Atrial fibrilasi (AF) adalah salah satu aritmia penyebab stroke. Pada AF, gejala aritmia yang ringan sekalipun tidak boleh dianggap remeh karena dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius, seperti pembekuan darah di jantung dan emboli yang menyumbat pembuluh darah di otak dan memicu stroke. Penanganan aritmia haruslah komprehensif mulai dari diagnosa hingga pengobatan. Di Siloam Hospitals TB Simatupang, tindakan ablasi dengan teknologi terkini seperti PFA (Pulse Field Ablation) telah menjadi standar tata laksana aritmia. Tindakan penutupan kuping jantung (Left atrial appendage) tanpa operasi dapat meningkatan efektifitas pencegahan stroke pada pasien AF. Cardio Neuro Ablation (CNA) pada pasien mengalami Syncope/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan telah dilakukan di Siloam Hospitals TB Simatupang. Tindakan ini merupakan yang pertama di Indonesia dan merupakan wujud nyata dari kolaborasi multidisipliner. Dan dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan pelayanan baru yaitu Renal Denervation yang bisa menjadi pilihan bagi pasien dengan hipertensi yang membandel, misalnya, pasien yang membutuhkan 5 obat anti hipertensi untuk mengontrol tekanan darahnya atau pasien hipertensi yang tidak terkontrol dengan 3 obat anti hipertensi. Di Siloam Hospitals TB Simatupang kolaborasi multidisiplin yaitu kardiologi-neurologi-renal dan endokrin berlangsung dengan sangat baik sehingga pasien akan mendapatkan pelayanan yang lebih komprehensif," terangnya.

dr.Tunggul Diapari Situmorang, Sp.PD-KGH menjelaskan, gangguan jantung juga mempengaruhi kesehatan ginjal. 

“Jantung mempengaruhi ginjal, begitu juga sebaliknya. Gagal jantung dapat menyebabkan suplai darah ke ginjal tidak memadai. Akibatnya, ginjal tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk berfungsi dengan baik, sehingga menurunkan fungsi penyaringan dan pembuangan limbah. Gagal jantung juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan dalam pembuluh darah, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan ginjal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan deteksi dini terutama karena pasien penyakit ginjal kronis memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi jantung," jelasnya.

Menutup kegiatan ini, dr. Dewi Wiguna, M.Sc, kembali menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam layanan kesehatan jantung.

“Untuk menjaga organ terpenting kita, Jantung, diperlukan koordinasi dan tindakan multi disipliner. Untuk itu, Siloam Hospitals TB Simatupang saat ini unggul dengan tenaga medis yang berkompeten, memiliki peralatan medis canggih untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit jantung dan gangguan lainnya yang terkait dengan jantung. Hal ini memudahkan pasien bisa tetap berkonsultasi dalam satu fasilitas kesehatan. Kami juga telah mengadopsi protokol penanganan stroke secara cepat dan tepat yang telah diakui secara internasional. Harapan kami, semakin banyak orang yang menyadari kerja penting dari Jantung dan bisa melakukan deteksi dini seluruh faktor risiko penyakit jantung dan organ terkait di Siloam Hospitals TB Simatupang," ungkapnya.

Sebagai pengakuan atas komitmennya dalam pelayanan stroke, Siloam Hospitals TB Simatupang telah menerima World Stroke Organization (WSO) Angel Awards sejak tahun 2020. Sejak 2022 hingga kini, rumah sakit ini berhasil mempertahankan penghargaan Diamond Status, penghargaan tertinggi yang diberikan oleh WSO.

Desi Yulieta Lihat semua artikel →