Panglima TNI Agus Subiyanto Resmi Buka Turnamen Menembak Piala Panglima TNI 2025

Oleh : Candra Mata | Jumat, 19 September 2025 - 19:53 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, (Puspen TNI) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi membuka Open Tournament Lomba Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tembak Jusman Puger, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/9/2025). Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan semangat juang dalam setiap kompetisi. “Tentunya kemenangan bukanlah segalanya tetapi proses kerja dan semangat juang adalah nilai-nilai yang patut dijunjung tinggi,” ujarnya.

Lebih jauh, Panglima TNI berharap turnamen ini mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan olahraga menembak di Indonesia. “Jadikan lomba tembak ini sebagai wadah untuk membangun semangat kompetensi yang sehat, mempererat persaudaraan antara peserta serta menggali potensi-potensi muda yang kelak bisa menjadi kebanggaan bangsa,” tambahnya.

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Prima, Kita Tingkatkan Prestasi Olahraga Menuju Indonesia Emas”, turnamen ini diikuti oleh berbagai peserta dari unsur TNI, Polri, hingga masyarakat umum. Selain sebagai ajang peningkatan prestasi olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaring bibit-bibit petembak muda yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →