Kinerja Keuangan Sehat Hadapi Disrupsi Digital

Oleh : Wiyanto | Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:24 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id-Forum strategis yang mempertemukan para pemimpin industri, pelaku bisnis, dan pemangku kepentingan untuk membahas tren, inovasi, dan strategi keuangan di era digital.

Maka kinerja keuangan yang sehat dan konsisten, dapat mampu membangun brand korporasi yang kuat di tengah tantangan ekonomi dan disrupsi digital yang terus berlangsung.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian perusahaan-perusahaan di sektor keuangan, InfoEkonomi.ID bekerja sama dengan TRAS N CO Indonesia akan kembali menyelenggarakan ajang 6th Top Corporate Finance Award 2025. Acara penghargaan ini akan digelar pada Rabu, 17 September 2025, bertempat di ASEAN 4, The Sultan Hotel, Jakarta,

Dalam edisi keenam penyelenggaraannya, penghargaan ini mengangkat semangat transformasi keuangan berkelanjutan di tengah ketidakpastian global dan tekanan industri digital. Ajang penghargaan ini ditujukan untuk memberikan pengakuan kepada perusahaan-perusahaan di sektor perbankan, asuransi, pembiayaan, syariah, dan fintech yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja keuangan yang sehat dan konsisten, serta mampu membangun brand korporasi yang kuat di tengah tantangan ekonomi dan disrupsi digital yang terus berlangsung.

CEO InfoEkonomi.ID, Arief Munajad, menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak hanya ditujukan sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian keuangan semata, namun juga sebagai dorongan untuk penguatan reputasi, tata kelola, dan kepercayaan publik terhadap institusi keuangan nasional.

“Kini, keberhasilan industri keuangan tidak lagi hanya diukur dari profitabilitas semata, tetapi juga dari kapabilitasnya dalam menerapkan transformasi digital, manajemen risiko yang adaptif, serta tata kelola perusahaan yang berkelanjutan. Dalam lanskap persaingan yang semakin kompetitif, hanya perusahaan yang mampu menjaga kepercayaan pasar serta ketahanan finansial yang akan bertahan dan tumbuh,” tegas Arief Munajad di Jakarta, Selasa (19/8).

Menurutnya, ini memperkuat ekosistem industri keuangan melalui apresiasi yang kredibel. Arief berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat pelaku industri untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Penilaian dilakukan secara kuantitatif melalui desk research terhadap laporan keuangan tahun 2024 hingga triwulan pertama 2025, serta data digital branding perusahaan.

CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menegaskan bahwa metode penilaian yang digunakan tidak hanya mengandalkan data keuangan, tetapi juga mempertimbangkan kekuatan merek di ruang digital.

“Riset ini mengadopsi pendekatan berbasis data dan analisis objektif terhadap tiga parameter utama. Ketiga parameter ini dirancang untuk mencerminkan kinerja keuangan yang tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga adaptif dalam menghadapi disrupsi teknologi dan tren digitalisasi yang terus berkembang,” ujar Tri Raharjo.

Adapun tiga parameter penilaian tersebut meliputi Digital Corporate Brand Awareness Aspect, Asset & Revenue Aspect, Nett Profit Aspect.

Oleh karena itu diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan di industri keuangan untuk tidak hanya fokus pada performa jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk menjadi resilien, responsible, dan relevant dalam menghadapi masa depan ekonomi yang terus berubah.