Stok dan Harga Beras di Depok Aman Usai Praktik Oplosan Dibongkar Kementan

Oleh : Ridwan | Kamis, 07 Agustus 2025 - 08:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Depok – Stok beras di Pasar Tradisional Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat aman pasca maraknya beras premium dan medium oplosan. 

Tindakan tegas yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dengan mengungkap praktik pengoplosan beras disambut baik oleh pedagang dan juga konsumen.

Dari beberapa wawancara langsung dengan pedagang dan konsumen di Pasar Tradisional Cisalak (06/08/2025), mereka menyambut positif langkah pemerintah. 

Seperti yang diungkapkan oleh Ucok salah satu pedagang beras dan kebutuhan dapur lainnya, bahwa stok beras saat ini sangat aman. Masyarakat bisa membeli tanpa keraguan dan tidak takut stok beras kosong.

“Stok beras aman, semua produk lokal, tidak ada beras import. Baik itu premium, medium maupun beras hasil selepan langsung semua aman. Untuk harga stabil dan tidak ada penurunan daya beli masyarakat," ucap Ucok. 

Sementara itu menurut Mimin Rukmini, sebagai konsumen ia sangat senang  dengan kebijakan yang dikeluarkan dari Kementan. 

“Saya menyambut baik langkah pemerintah yang sudah menemukan adanya kecurangan. Semoga kedepan tidak ada lagi kecurangan dan harga tidak ada kenaikan, ini sangat bermanfaat bagi ibu rumah  tangga seperti kami,” kata Mimin.

Pada toko terpisah, Ayu pembeli beras yang memiliki warung nasi berharap pemerintah  terus melakukan pengawasan dan tindakan tegas agar harga beras menurun dan bisa memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. 

“Alhamdulillah, Pemerintah khususnya Menteri Pertanian sangat tegas dan bekerja dengan luar biasa. Dengan dibongkarnya beras oplosan ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan beras yang sesuai dengan harga dan kualitas. Semoga kedepan harga beras dan stok beras aman jadi usaha warung nasi saya lancar," harap Ayu.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →