Politeknik Mitra Industri Resmi Diluncurkan di Kawasan MM2100, Cetak Talenta Siap Kerja dan Wirausaha
INDUSTRY.co.id - Bekasi – Yayasan Mitra Global Mandiri secara resmi meluncurkan Politeknik Mitra Industri, sebuah perguruan tinggi vokasi unggulan yang berlokasi strategis di Kawasan Industri MM2100, salah satu kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara.
Dibangun sebagai inkubator talenta global, Politeknik Mitra Industri bertujuan mencetak sumber daya manusia unggul yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Didirikan oleh para praktisi industri dan pakar pendidikan vokasi nasional, politeknik ini menjawab kebutuhan akan tenaga kerja yang tak hanya andal secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, soft skills, dan kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan Industri 5.0.
Mereka diantaranya Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., (mantan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud), Yoshihiro Kobi Utsman (pendiri Kawasan Industri MM2100, Bekasi), Darwoto (pengelola MM2100, jajaran pimpinan APINDO), Juga ada Lispiyatmini (Direktur PT. JOTUN Indonesia), Musfir (GM P. JFE Steel Galvanizing Indonesia), Joko Baroto (dari Daihatsu), dan Raymond Liu salah satu Pengusaha nasional.
Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. yang menjabat sebagai Direktur Politeknik Mitra Industri, menekankan pendekatan "Learning Beyond Classroom" melalui model Project-based Learning, di mana mahasiswa belajar langsung dari proyek nyata di dunia industri.
"Kami tidak hanya mencetak lulusan yang ahli dan terampil, tetapi juga pemimpin masa depan yang memiliki karakter kuat dan kemampuan adaptasi tinggi. Setiap mahasiswa akan melalui program pengembangan diri yang terstruktur dan mendalam," Kata Wikan.
Jumlah mahasiswa yang akan direkrut sebanyak 200 orang untuk tiga program studi (prodi) unggulan, yaitu Bisnis Digital, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, dan Teknologi Rekayasa Manufaktur.
"Tiga prodi ini sangat unggul, makanya kami memastikan lulusan Politeknik Mitra Industri ini langsung kerja dan tidak menganggur," kata Wikan
Kolaborasi internasional menjadi pilar kekuatan politeknik ini. Kerja sama telah dijalin dengan berbagai universitas dan perusahaan industri terkemuka di Jepang dan Jerman, membuka peluang transfer teknologi, magang global, dan peningkatan daya saing lulusan secara internasional.