Selatox Perluas Rekrutmen di Indonesia, Siapkan Talenta Lokal Jadi Pemain Global di Industri Biofarmasi
INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Selatox Bio Pharma mengumumkan langkah besar dengan memulai rekrutmen skala besar di Indonesia. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia di industri biofarmasi global sekaligus mengembangkan tenaga kerja terampil di bidang ini.
Selatox menargetkan merekrut 50 karyawan pada 2025 dan meningkatkan jumlah tenaga kerja menjadi lebih dari 150 orang pada 2026.
Sebagai fasilitas manufaktur dan riset toksin botulinum pertama di Indonesia, Selatox membawa teknologi produksi dengan kemurnian tinggi yang telah mendapat persetujuan FDA. Teknologi ini menjadi yang pertama di Asia dan memungkinkan Indonesia memproduksi produk biofarmasi yang kompetitif di pasar global.
Posisi yang dibuka mencakup berbagai bidang strategis. Seperti Quality Assurance/Quality Control (QA/QC), Engineering, Perencanaan Produksi & Manajemen Inventaris, Produksi, dan Riset.
Sebagian besar posisi akan diisi oleh lulusan baru, memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan keterampilan di industri biofarmasi. Mereka juga akan dibekali pengalaman langsung menggunakan peralatan manufaktur toksin terkini.
“Dengan mengasah keahlian para profesional melalui kemampuan produksi dan pengendalian mutu setingkat CPOB kelas dunia, Selatox ingin menempatkan dirinya sebagai perusahaan terdepan dalam riset, pengembangan, produksi, dan ekspor toksin botulinum,” ujar perwakilan Selatox.
Langkah besar Selatox ini tidak lepas dari dukungan Daewoong, mitra pertumbuhan selama 20 tahun di Indonesia. Melalui transfer teknologi dan pengembangan talenta, Daewoong telah membantu memperkuat industri biofarmasi lokal sejak 2005. Salah satu pencapaiannya adalah pendirian Daewoong Infion pada 2012, fasilitas produksi biofarmasi pertama di Indonesia yang menghasilkan obat bersertifikasi halal.