Kementerian ESDM Akui Toyota Satu Langkah Lebih Maju Hasilkan Kendaraan Rendah Emisi
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengapresiasi langkah Toyota Indonesia yang telah menggelar Carbon Neutrality (CN) Mobility Event.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mengatakan, gelaran Carbon Neutrality (CN) Mobility Event ini menunjukkan bahwa Toyota lebih maju satu langkah di depan dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.
“Carbon Neutral Event ini membuktikan bahwa Toyota selalu terdepan dalam menghadirkan kendaraan-kendaraan yang menghasilkan rendah emisi,” kata Eniya di Jakarta (14/2).
Sejak dahulu, lanjutnya, Toyota telah menghadirkan berbagai kendaraan yang ramah lingkungan mulai dari bahan bakar fosil yang rendah karbon, kemudian kendaraan yang menggunakan baterai, lalu menghadirkan kendaraan hybrid, etanol, biodiesel, dan kemudian hydrogen.
“Ini sekaligus membuktikan bahwa sektor transportasi kita bisa menggunakan berbagai jenis bahan bakar rendah emisi,” terangnya.
Eniya juga mengparesiasi strategi multi-pathway yang digagas Toyota Indonesia yaitu sinergi dari beragam teknologi kendaraan rendah emisi dan kendaraan elektrifikasi dengan pemanfaatan energi rendah emisi di era netralitas karbon.
Seperti diketahui, melalui teknologi multi-pathway, Toyota Indonesia akan mengimplementasikan semua jenis teknologi kendaraan sesuai prinsip Toyota yaitu “No One Left Behind” yang artinya semua jenis teknologi berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.
Sehingga jika dimanfaatkan dengan optimal akan berdampak positif terhadap industri otomotif hingga rantai pasoknya yang menaungi lebih dari 300.000 SDM di industri padat karya, dan memastikan tidak ada yang tertinggal dari teknologi otomotif di masa depan.
Sebelumnya, Toyota Indonesia telah meluncurkan fasilitas Hydrogen Refueling System (HRS) di Palnt 3 Karawang, Jawa Barat. Peluncuran HRS selaras dengan visi “Beyond Zero” sebagai pedoman Toyota mengimplementasikan inisiatif menuju netralitas karbon melalui beragam solusi teknologi.