Resmi Miliki Yayasan Baru, Program JAGIR Besutan Samator Bakal Revitalisasi Sungai Wonokromo

Oleh : Ridwan | Selasa, 10 Desember 2024 - 11:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Surabaya – Prograam jejak Aksi Gotong Royong untuk Inisiatif Revitalisasi (JAGIR) yang diinisiasi oleh Samator Group telah resmi memiliki yayasan dengan nama Harmoni Tirta Lestari atau HARTARI.

Hal ini menyusul penandatanganan dokumen pembentukan Yayasan pada hari Jumat (6/12) yang dihadiri jajaran Pembina, Pengawas hingga Pengurus Yayasan Harmoni Tirta Lestari, dan disaksikan oleh notaris.

“Hari ini menjadi tonggak bersejarah bagi masyarakat Surabaya dengan diselenggarakannya rapat formatur yang menandai pembentukan Yayasan Harmoni Tirta Lestari (HARTARI),” kata Rachmat Harsono, Direktur Utama Samator Group sekaligus Wakil Ketua Pembina Yayasan HARTARI.

Dirinya mengungkapkan bahwa terbentuknya Yayasan ini merupakan wujud nyata dari visi besar untuk mengembalikan Sungai Wonokromo sebagai simbol kehidupan, keberlanjutan, dan kolaborasi lintas sektor di bawah semangat ‘Let River be River’.

Yayasan yang resmi didirikan pada Jumat 6 Desember 2024 ini merupakan badan independent dengan misi pelestarian lingkungan, bertujuan untuk merevitalisasi Sungai Wonokromo agar kembali menjadi ekosistem yang sehat, lestari, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Yayasan HARTARI, Indra Permana menuturkan, sebagai platform kolaborasi, Yayasan HARTARI ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan komunitas masyarakat dalam langkah nyata untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan sosial.

“Namun, yang terutama tentunya kami akan fokus dan serius mengerjakana program JAGIR terlebih dahulu yang juga merupakan project perdana Yayasan kami,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan sekaligus Guru Besar Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus Maryono dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terbentuknya Yayasan Harmoni Tirta Lestari. Dirinya berharap Yayasan ini mampu membawa manfaat bagi masyarakat luas.

“Seperti halnya program JAGIR yang hadir dengan tujuan mulia untuk merevitalisasi Sungai Wonokromo. Saya pun berharap besar nantinya akan ada program revitalisasi untuk sungai-sungai lainnya di Indonesia,” jelasnya.

Setelah resmi didirikan, dalam waktu dekat Yayasan HARTARI akan segera fokus melanjutkan program JAGIR dengan melengkapi tahapan-tahapan rekomendasi teknis dan proses pembangunan sesuai dengan timeline yang telah disusun.

“Melalui penandatanganan ini, kita bersama-sama memulai langkah baru. Pemerintah Kota Surabaya, melalui Surat Keputusan (SK) Pokja Surabaya Bergerak, telah memberikan dukungan resmi untuk Project JAGIR. Ini menjadi landasan kuat dalam mempercepat perjalanan kita menuju target revitalisasi Sungai Wonokromo di tahun 2025,” tutup Wakil Ketua Pembina Yayasan Harmoni Tirta Lestari.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →