IHSG Diprediksi Bakal Bergerak Naik pada Perdagangan Hari ini

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 08 Agustus 2017 - 10:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan mencoba untuk bergerak naik pada perdagangan Selasa (08/08/2017) kendati pada perdagangan kemarin dominan bermain di zona hijau, kendati pada akhirnya ditutup turun 0,5% ke posisi 5.749.

“Penurunan IHSG kemarin dipengaruhi oleh aksi jual yang tiba-tiba muncul karena ada sejumlah pelaku pasar yang tidak tahan terhadap volatilitas pasar di kawasan regional sehingga memicu aksi jual besar-besaran,” papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Selasa (08/08/2017).

Yuganur optimistis bahwa IHSG dapat kembali berada di atas level resistensi psikologis 5.800, sehingga sejumlah pelaku pasar merasa optimis terhadap pasar saham Indonesia mulai melirik kembali pergerakan IHSG di kisaran 5.870-5.920.

Karena itu, demikian Yuganur, dengan adanya potensi kenaikan indeks pada perdagangan hari ini, para pelaku pasar dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi saham-saham PT Bank Jabar-Banten Tbk (BJBR), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Yuganur menegaskan, secara teknikal, BJBR, JSMR dan CTRA saat ini sedang masuk dalam proses perbaikan harga dalam jangka pendek dan menengah. Kondisi tersebut membuat ketiga saham tersebut menjadi menarik untuk dikoleksi pelaku pasar. Harga BJBR berpeluang mencapai Rp2.360-2.440 per unit. Sedangkan harga JSMR dan CTRA masing-masing diperkirakan dapat mencapai Rp5.575-5.775 dan Rp1.170-1.270 per unit.

“Sementara itu, penurunan harga komoditas di pasar global ke level terendah dalam 10 tahun terakhir ini dan valuasi sektor yang cukup murah mengakibatkan BUMI menjadi menarik diakumulasi. Saham produsen batu bara Grup Bakrie ini diperkirakan dapat mencapai Rp347-365 per unit,” pungkas Yuganur. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →