Dompet Dhuafa Gulirkan Progam SIDOMUKTI, Upaya Kembangkan Warisan Budaya Yogyakarta

Oleh : Candra Mata | Jumat, 13 September 2024 - 12:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Gunung Kidul, Yogyakarta – Upaya melestarikan dan mengembangkan batik melalui pemberdayaan berbasis sekolah, launching Program SIDOMUKTI (Sinau Budaya Lumantar Batik) diselenggarakan di SD Muhammadiyah Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (12/09/24).

Selain salah satu upaya melestarikan batik, launching Program SIDOMUKTI juga merupakan salah satu langkah penting dalam upaya mempromosikan batik sebagai warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

Sementara itu, SIDOMUKTI Scale Up kali ini fokus pada dua hal utama yakni, pendalaman motif batik filosofis yang merupakan kekhasan setiap sekolah dan pengembangan daya jual produk batik di pasar.

Beberapa pihak terlibat dalam program tersebut diantaranya enam sekolah penerima manfaat di Gunungkidul antara lain, SD Muhammadiyah Karangtengah, SD Muhammadiyah Kwarasan, SD Muhammadiyah Beji, SD N Girisekar, MI Muhammadiyah Munggur, dan MI Muhammadiyah Pengkol.

Selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa, Muhammad Zahron, dalam sambutannya mengungkapkan,”bahwa Dompet Dhuafa berkomitmen terhadap pelestarian budaya sebagai salah satu pilar kehidupan. Saya ingatkan pentingnya batik sebagai warisan budaya di Yogyakarta sehingga kami berharap batik yang dikembangkan melalui program ini dapat memiliki nilai ekonomi yang signifikan,”

.

 

 

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →