Berhasil Gaet Partner Baru, Peluang ENVY Jalankan Bisnis yang Lebih Besar Makin Terbuka Lebar

Oleh : Hariyanto | Senin, 19 Agustus 2024 - 12:48 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) dengan kembalinya Dato’ Sri Mohd Sopiyan Mohd Rashdi sebagai Direktur Utama yang diangkat pada RUPS sebelumnya pada Februari 2022, telah berhasil menyelesaikan sebagian besar pekerjaan rumah (PR) ENVY. Selama dua tahun ini ENVY telah berhasil menyelesaikan Laporan Keuangan ENVY, baik Laporan Keuangan Interim maupun Laporan Keuangan Tahunan untuk tahun buku 2020, 2021, 2022, 2023, hingga kuartal II 2024. 

ENVY juga sudah menyelesaikan Laporan Tahunan untuk empat tahun buku tersebut, termasuk menyelesaikan secara bertahap beberapa kewajiban-kewajiban baik finansial maupun non finansial terhadap pihak ketiga termasuk otoritas. 

Semua pemulihan ini dilakukan oleh manajemen selama dua tahun ini semata-mata untuk kebangkitan ENVY, terutama memperjuangkan agar saham ENVY yang saat ini dalam posisi suspend, dapat segera diperdagangan kembali.

Segala proses pembenahan tersebut, selanjutnya akan dilanjutkan dengan melaksanakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Agustus 2024 jam 10 pagi di Satrio Space, Satrio Tower Lantai 24, Jl. Dr Satrio, Jakarta Selatan.

Dato’ Sri Mohd Sopiyan mengatakan, kedua RUPS tersebut sangat penting, mengingat keberhasilan RUPS tersebut akan catatan IDX untuk mengurangi notasi penyebab suspensi saham ENVY. Oleh karena itu, Ia sangat mengharapkan dukungan para pemegang saham ENVY yang saat ini berjumlah 11.798 pemegang saham, agar berkenan hadir dan memberikan suaranya (voting) pada hari pelaksanaan RUPS tersebut, dimana Ia menyadari bahwa merupakan suatu tantangan untuk melaksanakan corporate action yang memerlukan persetujuan RUPS, mengingat jumlah saham public yang mencapai 86,74% dengan 11.798 pemegang saham. Namun Dato’ Sri Mohd Sopiyan tetap optimis dengan niat baik dan usaha keras yang dilakukan selama ini, RUPS ini akan berjalan lancar.

Dato’ Sri Mohd Sopiyan juga mengatakan bahwa dengan berhasilnya RUPS ini, maka akan semakin meyakinkan investor baru dan partner baru untuk mau berinvestasi dan bekerja sama dengan ENVY untuk menghidupkan kembali Envy kedepan. 

Meskipun dua tahun ini adalah masa-masa sulit bagi ENVY, namun manajeman telah mampu untuk mengoperasikan kembali perusahaan dengan menjalankan proyek-proyek baru dengan modal minim demi menghasilkan revenue bagi perusahaan. 

Oleh karena itu, dengan masuknya investor baru dan partner baru, maka peluang ENVY untuk menjalankan bisnis yang lebih besar akan semakin terbuka lebar, tentu dengan dukungan para pemegang saham dan manajemen baru yang transparan, tanpa perlu melihat kembali ke belakang. Masa-masa sulit ini akan menjadi pembelajaran dan sejarah bagi ENVY.

“Dengan bisnis dan partner baru ini, ENVY sedang merancang untuk melakukan beberapa bisnis baru secara jangka panjang yang tidak akan merugikan pemegang saham dan Envy kedepan. Harapannya kemudian Envy dapat menjalankan perusahaan dengan transparan dan bertanggung jawab atas hal-hal yang menjadi hak pemegang saham,” ungkap Dato’ Sri Mohd Sopiyan dalam keterangannya, Kamis (14/8/2024). 

Selain menggelar RUPS, ENVY juga akan menggelar Public Expose, dimana manajemen akan memaparkan rencana bisnis dan korporasi ENVY agar para pemegang saham, terutama publik, dapat dengan jelas mengetahui arah dan tujuan ENVY ke depannya. 

Dato’ Sri Mohd Sopiyan pun berharap para pemegang saham dapat memberikan dukungan dengan hadir dalam kedua acara tersebut, RUPS & Public Expose nanti, dengan satu tujuan agar Envy dapat hidup dan bergerak kembali. “Kesuksesan RUPS nanti akan menjadi titik mula ENVY ke depan yang akan memberi investment return pada semua pemegang saham terutama public shareholder,” tutupnya.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →