Gandeng Lazada, Advan Ingin Jadi Jawara di Pasar Online

Oleh : Hariyanto | Kamis, 03 Agustus 2017 - 11:24 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Perubahan perilaku belanja online dirasakan oleh produsen smartphone Advan, dimana di Lazada, salah satu produk Advan menyandang predikat smartphone terlaris di kelasnya.

Hal tersebut membuat advan terus berinovasi, dengan salah satu fitur yang di usung G1 pro membuat Advan & Lazada yakin kerja sama ini menghasilkan anatusias dari kalangan pecinta online shopping dengan salah satu fitur andalannya yaitu “Advan secure”.

Advan G1 Pro dijual secara  eksklusif di situs Lazada.co.id sejak tanggal 25 Juli sampai 5 Agustus 2017. Smartphone pelindung rahasia dan privasi terbaik ini dibanderol dengan harga Rp. 1,799 juta.

GM Dept.Sales Ellen Angerani mengatakan, berdasarkan riset tentang kebutuhan security membuat R&D advan yang bertempat di Shenzhen pengembangkan feature ADVAN Secure yang memberikan keamanan dalam hal bertransaksi online shopping, internet banking dan data dimana hal ini menjadi bagian dengan berkembangnya industri online.

"Fitur Advan Secure menjadi daya tarik tersendiri untuk G1 pro yang masih memiliki keunggulan lain yaitu dari segi kamera dan audio. G1 pro mengusung tema creative photography dengan menggunakan artist rising star yaitu GAC menjadi product ambassador," kata Ellen melalui keterangan resmi kepada INDUSTRY.co.id yang diterima Kamis (3/8/2017).

Feature Advan secure lainnya adalah Xlocker yang memiliki dua fitur utama. Pertama, untuk scan konten atau aplikasi berbahaya, mengecek key permission, tingkat keamanan password, keamanan aplikasi dan ponsel. Fitur kedua adalah App Lock untuk mengunci aplikasi tertentu yang hanya bisa diakses dengan scan wajah.

Fitur berikutnya yang menjadi andalan G1 pro adalah Privacy System. Fungsi dari sistem privasi ini adalah untuk lebih menjaga data-data pribadi pengguna, dengan tambahan fitur sembunyikan aplikasi, foto, video, dokumen dari menu panggilan.  Ada dua metode untuk mengakses ruang privasi, yaitu Plat Tombol dan Ikon Desktop.

“Pada ruang privasi ini, pengguna bisa menyimpan file dokumen, rekaman pembicaraan telepon, gambar, video, aplikasi tertentu, kontak, dan SMS pribadi. Sehingga tidak ada satupun yang mengetahuinya kecuali Anda. Bahkan, untuk berjaga-jaga, Anda bisa menciptakan ruang privasi palsu,” ungkap Ellen.

Sementara, menurut Co-CEO Lazada Indonesia  Duri Granziol, Lazada sangat antusias dapat terlibat dalam peluncuran G1 Pro dari Advan yang mengedepankan keamanan dan privasi para penggunanya dengan harga terjangkau.

"Kami optimis dengan kualitas Audio dan layer resolusi HD G1 Pro akan mendapatkan tempat di kalangan para pengguna smartphone Indonesia, khususnya para anak muda yang kreatif, aktif dan sangat mobile dalam kesehariannya.” ungkapnya.

Brand Director Advan  Andy Gusena mengatakan, pihaknya saat ini tengah serius menggarap jalur distribusi online dan mengembangkan strategi marketing untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan. Menurutnya, belanja online sudah menjadi bagian gaya hidup  masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar.

“Ke depannya, kami ingin menjadi jawara penjualan di online. Kami yakin produk kami bisa bersaing dengan produk lainnya,” ungkap Andy.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →