Etihad Airways PHK 3.000 Karyawan

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 20 Desember 2016 - 15:50 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Maskapai penerbangan milik Uni Emirates Arab (UEA) Etihad Airways PSJC berencana memangkas sejumlah unit pekerjaannya. Langkah ini diklaim sebagai upaya menyeimbangkan dengan perlambatan pertumbuhan industri penerbangan setelah operator tersebut bertahun-tahun ekspansi.

Perusahaan yang berbasis di Abu Dhabi itu melakukan reorganisasi dan restrukturisasi untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas dan pendapatan, kata juru bicara Etihad sebagaimana dilansir Bloomberg, Senin (19/12/2016).

Kebijakan ini akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah pegawai di beberapa bagian lini bisnis.

Pengurangan pegawai akan mulai dilakukan dalam beberapa pekan terakhir ini dengan kisaran 1.000 sampai 3.000 pegawai.
Sejumlah pegawai telah hengkang di bagian departemen teknologi informasi dan pengurangan juga direncanakan pada unit sumber daya manusia serta unit penjual komersial.

Pemotongan juga akan melibatkan awak kabin dan staf darat.

Sayangnya, juru bicara Etihad, menolak untuk menentukan jumlah karyawan yang terkena dampak.

Asal tahu saja, jumlah dalam delapan tahun terakhir jumlah staf perusahaan naik tiga kali lipat menjadi 20.292, dengan jumlah armada 122 pesawat dari sebelumnya 42 pesawat.

Etihad setidaknya mempekerjakan 26.769 karyawan termasuk anak perusahaan dan karyawannya di luar negeri.

Ahmad Fadli Lihat semua artikel →