Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin Resmi Buka ITS Asia Pacific Forum 2024, 3 Inisiatif Transportasi Berkelanjutan di Teken di Hari Pembuka

Oleh : Herry Barus | Kamis, 30 Mei 2024 - 09:19 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta,– Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin, secara resmi membuka ITS Asia Pacific Forum 2024 di Jakarta Convention Center hari ini. Penyelenggaraan forum sistem transportasi cerdas terbesar di Asia Pasifik itu bertujuan untuk bertukar ide, memamerkan inovasi teknologi, dan mendiskusikan kemajuan terbaru ITS.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan transportasi masa kini. "Indonesia sekali lagi menjadi tuan rumah gelaran internasional, dan ITS Asia Pacific Forum 2024 harus menjadi momen untuk menciptakan sistem mobilitas yang cerdas, aman, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.  Demikian keterangan dihimpun  oleh Dessy, tim Redaksi.  

ITS Asia Pacific Forum 2024 yang diselenggarakan oleh Asosiasi ITS Indonesia, menjadi platform untuk mengeksplorasi teknologi mutakhir dan solusi inovatif yang mengubah sistem transportasi menjadi jaringan yang cerdas, aman, dan berkelanjutan. Forum ini mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin industri, ahli, dan perwakilan masyarakat sipil untuk memajukan inisiatif transportasi berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.     

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pun menyampaikan seluruh stakeholders industri transportasi dari berbagai negara akan menghadiri forum dua tahunan ini, “Acara ini dihadiri oleh menteri transportasi negara-negara di kawasan Asia Pasific, para kepala daerah, duta besar negara asing di Jakarta, dan pimpinan organisasi internasional. Juga hadir BUMN, BUMD, dan sektor swasta.”, ungkapnya.        

Forum ini juga dihadiri oleh lebih dari 1.000 delegasi dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, China, Jepang, Korea Selatan, New Zealand, Malaysia, dan Singapura. Organisasi internasional seperti ITF (International Transport Federation), World Bank, Asian Development Bank, dan bahkan European Investment Bank juga turut berpartisipasi. Serta, lebih dari 50 pembicara nasional dan internasional akan mengisi berbagai sesi diskusi dan pameran teknologi yang menampilkan inovasi terbaru dalam transportasi.

Forum ini dibuka dengan peluncuran tiga inisiatif utama yang berdampak besar pada sektor transportasi di Indonesia. Di antaranya, Chair’s note on sustainable, yang telah dirumuskan bersama 28 perwakilan pemerintah negara sahabat. Deklarasi ini menegaskan komitmen untuk memajukan transportasi cerdas dan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik melalui konektivitas regional, transportasi inklusif, solusi berdampak tinggi, dan mekanisme pembiayaan kreatif.

 

Selanjutnya, di luncurkan juga Jakarta Initiative on Sustainable and Intelligent Urban Mobility, sebuah rencana aksi konkret untuk pembangunan transportasi cerdas dan berkelanjutan yang dimulai dari Jakarta. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi ITS Indonesia, ITS Asia Pasifik, dan 5P Global Movement, yang mencerminkan sinergi antara dunia usaha, asosiasi transportasi, dan aliansi masyarakat sipil global.        

Kadin bersama ITS Indonesia dan Gerakan 5P Global, menginisiasi Jakarta Initiative on Sustainable and Intelligent Urban Mobility dengan fokus pada tiga pilar utama: keberlanjutan (mempromosikan kendaraan listrik, bahan bakar ramah lingkungan, dan budaya bersepeda serta berjalan kaki), intelligence (menggunakan teknologi untuk mendukung ekosistem mobilitas), dan aksesibilitas (menciptakan solusi mobilitas inklusif yang aman, andal, dan terjangkau bagi semua warga negara).

“Diharapkan inisiatif ini akan dapat menjadi katalisator, yang diprakarsai oleh tiga pemangku kepentingan utama: Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia), dan Gerakan Global 5P. Kami akan fokus pada Jakarta sebagai titik awal sebelum mereplikasi model ini ke kota-kota lain. Kita memerlukan upaya kolaboratif yang inklusif – gotong royong dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil sangat penting untuk mewujudkan cita-cita bersama kita, yaitu sistem transportasi yang lebih cerdas, lebih hijau, dan lebih terhubung untuk Indonesia dan kawasan Asia Pasifik yang lebih luas," tambah Arsjad Rasjid.

Terakhir, juga peluncuran kampanye Electric Mobility Road to COP 29 (E-mobi to COP29), yang merupakan peluncuran penggunaan kendaraan listrik oleh delegasi COP29, dimulai dari Jakarta, Roma, dan Baku, menegaskan komitmen terhadap energi bersih dan mobilitas berkelanjutan. komitmen Indonesia terhadap penggunaan energi bersih dan transportasi berkelanjutan.

William P. Sabandar, Presiden ITS Indonesia, menambahkan, "ITS Asia Pacific Forum 2024 memberikan kesempatan bagi kita semua untuk belajar, berbagi, dan berkolaborasi. Contoh konkretnya adalah diluncurkannya 3 inisiatif di sektor Transportasi di hari pertama dari event ini. Tentu kami berharap forum serta tiga inisiatif yang diluncurkan dapat mendorong implementasi teknologi transportasi cerdas yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia."

Herry Barus Lihat semua artikel →