Catat, Ini Tipe Peserta yang Terdampak Penyesuaian Kontribusi Asuransi Syariah

Oleh : Nina Karlita | Selasa, 02 April 2024 - 15:16 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di dalam asuransi syariah, baik itu asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan, penyesuaian Kontribusi merupakan salah satu upaya untuk melindungi dan memberikan layanan yang optimal kepada peserta di setiap tahapan kehidupan. 

Setidaknya ada empat faktor yang memengaruhi besaran Kontribusi asuransi syariah. Pertama usia peserta, seiring bertambahnya usia, risiko kesehatan Peserta cenderung meningkat. Yaitu usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, dan jenis asuransi syariahnya.

Dalam konteks asuransi jiwa syariah dan asuransi kesehatan syariah, beberapa tipe peserta berpotensi untuk mengalami penyesuaian Kontribusi. Berikut ini adalah beberapa tipe peserta asuransi syariah yang terdampak penyesuaian Kontribusi:

1. Kelompok Usia Lanjut untuk Perhitungan Risiko Kesehatan dan Kematian 
Usia memang merupakan salah satu faktor penentu dalam perhitungan Kontribusi asuransi syariah. Makin tua usia seseorang, maka semakin tinggi risiko terkait kesehatan dan bahkan kematian yang dihadapi. Peserta dengan usia lanjut mungkin akan menghadapi kenaikan Kontribusi sebagai refleksi dari risiko yang lebih besar yang akan dikelola oleh perusahaan asuransi jiwa syariah.

2. Biaya Kesehatan Lebih Tinggi bagi Perokok Aktif 
Bagi perokok aktif, kenaikan Kontribusi adalah realita yang harus dihadapi. Risiko kesehatan yang lebih tinggi, terutama oleh penyakit yang terkait dengan rokok, membuat perusahaan asuransi syariah cenderung menetapkan Kontribusi yang lebih tinggi bagi mereka yang merokok. 

3. Penderita Penyakit Kronis 
Seseorang dengan riwayat penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, atau penyakit jantung, dapat menghadapi Kontribusi yang lebih tinggi. Perusahaan asuransi syariah akan mengevaluasi risiko peserta berdasarkan riwayat kesehatan, dan penyakit kronis dapat menjadi faktor penentu dalam menentukan besaran Kontribusi yang akan ditetapkan. 

4. Peserta dengan Pekerjaan yang Berisiko Tinggi 
Peserta dengan pekerjaan yang berisiko tinggi, seperti di sektor konstruksi, pertambangan, atau penerbangan, menghadapi tantangan khusus dalam aspek perlindungan asuransi. Adanya risiko kecelakaan yang lebih tinggi pada pekerjaan ini sering kali memengaruhi besaran Kontribusi yang harus dibayarkan oleh pekerja tersebut. 

Bagi kamu yang termasuk dalam kelompok risiko tinggi, seperti memiliki pekerjaan berisiko tinggi, perokok aktif, atau memiliki riwayat penyakit kronis, pemahaman tentang penyesuaian Kontribusi asuransi syariah menjadi hal yang penting untuk dipahami. 

Selain itu, pengisian Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan jujur serta keterbukaan peserta akan kondisi kesehatan juga penting dilakukan untuk menghindari penolakan klaim.

"Penyesuaian Kontribusi terjadi dikarenakan adanya penyesuaian layanan yang perlu dilakukan agar lebih optimal untuk menjalankan amanah dari Peserta. Selain itu, dengan Prudential Syariah, Peserta dapat tetap saling tolong-menolong satu sama lain sehingga keberkahan dalam hidup pun juga dapat diraih,” kata Bondan Margono, Head of Product Development Prudential Syariah.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →