Menaker Ida Fauziyah Resmikan Gedung Workshop Digital Kreatif BBPVP Bandung
INDUSTRY.co.id - Kota Bandung - Kementrian Ketenagakerjaan RI (Kemenaker) semakin serius mengawal SDM kompeten menuju Indonesia Maju dan mendukung 9 lompatan besar, juga revolusi industry 4.0. Hal itu ditunjukkan dengan diresmikannya Gedung LSP P2 Workshop Digital Creative Dan Sosial Living Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivas (BBPVP) Bandung.
Peresmian Gedung LSP P2 Workshop Digital Creative Dan Sosial Living Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivas (BBPVP) Bandung dilakukan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah pada Selasa 5 Maret 2024.
Menurut Menteri Ida Faziah, penduduk Indonesia saat ini sampai 2035 penduduk produktif hampir 70 persen.
"Dengan jumlah penduduk besar itu, maka yang harus dilakukan oleh Pemerintah adalah tersedia lapangan pekerjaan, baik didalam negeri maupun di Luar negri,” ungkap Mentri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah usai peresmian Gedung WorkShop Digital Kreatif BBPVP Bandung Jl.Gatot Subroto No.170, Kota Bandung, Jawa Barat.
Lebih lanjut kata Menaker Ida Fauziyah, dengan kemajuan teknologi informasi yang sudah transformasi digital memasuki industry 4.0, banyak sekali jenis pekerjaan baru yang akan muncul dan pekerjaan yang hilang.
"Dalam menghadapi jenis pekerjaan yang muncul, maka BBPVP Bandung harus mampu menjawabnya. Kebutuhan Skill dan Kompetensinya yang menyesuaikan revolusi Industri 4.0,” kata Ida Fauziyah
Dari data Kemenaker, Bandung terkenal dengan Industry ekonomi kreatifnya. Maka BBPVP Bandung ini harus bisa menjawab kebutuhan itu.
Sebelum peresmian, Menaker Ida Fauziyah langsung melihat beberapa Pelatihan kejuruan Photografi, desain grafis, dan Konten kreatif, dan sekaligus mewawancarai para peserta PBK.
Ditempat yang sama, Kepala Balai BBPVP Bandung Sholahudin turut apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Menaker Ida Fauziyah terhadap peresmian Gedung Work Shop Digital Kreatif tersebut.
“Menurut saya, dengan adanya jiwa seni yang tinggi ini dapat memperkaya konten-konten yang kekinian untuk kepentingan Brabding di media sosial platfrom digital. makanya kita bentuklah untuk memenuhi bentuk pangsa pasar itu dengan petihan, dan menjawab kebutuhan masyarakat Bandung seperti yang disampaikan Ibu Menaker,” ungkap Sholahudin,
Menurutnya lagi, dia melihat bahan-bahan konten itu seperti ada video dan poto- poto itu masukan ke potografi, ada juga percetakannya bisa buat Label, ada juga yang desainnya.
“Bahkan ada sifat hal-hal kearah bagaiamana kami bisa memfasilitasi temen-temen di Bandung dan Jawa Barat ini yang mau mengikuti pelatihan sifatnya konten kreatif kejuruan TIK di BBPVP Bandung,” tutur Sholahudin.