Sambut Ramadan, Bibit.id Ajak Masyarakat Investasi SBN Syariah SR020

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 05 Maret 2024 - 17:18 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menjelang bulan Ramadan, Pemerintah secara resmi menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Sukuk Ritel seri SR020 dengan masa penawaran yang berlangsung pada 1 hingga 27 Maret 2024.

 

SR020 diterbitkan dalam dua tipe produk, yaitu SR020-T3 dan SR020-T5. SR020-T3 memiliki tenor tiga tahun dengan imbal hasil tetap (fixed rate) sebesar 6,30% per tahun, sementara SR020-T5 memiliki tenor lima tahun dengan imbal hasil tetap sebesar 6,40% per tahun.

 

Bibit.id yang dinobatkan oleh Kementerian Keuangan RI sebagai Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik Tahun 2022 dan 2023, meyakini bahwa SR020 akan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia, terlebih momentumnya bertepatan dengan bulan suci Ramadan dan momen pembagian THR pada Maret 2024 ini. Head of Digital Marketing Bibit.id, Angie Anandita Tjhatra, menyampaikan beberapa alasannya.

 

“SBN Syariah SR020 ini merupakan pilihan investasi Syariah yang aman untuk jadi pilihan di bulan Ramadan. Terutama karena SR020 ini ditawarkan hingga 27 Maret 2024 yang momennya juga bertepatan dengan pembagian THR. Kami mengajak agar masyarakat dapat mengalokasikan THR nya dengan bijak, seperti berinvestasi di SR020 yang sudah 100% aman dijamin negara dan diawasi Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Para investor yang membeli SR020 di Bibit juga berkesempatan untuk mendapatkan cashback hingga Rp30 juta,” kata Angie.

 

Saat ini, suku bunga diproyeksi sudah berada di puncak. Ini merupakan momen yang tepat untuk mengunci imbal hasil tinggi dan stabil dari SR020 untuk tiga atau lima tahun ke depan sebelum suku bunga turun. Pada Semester II 2024, suku bunga diprediksi akan dipangkas, namun tidak perlu khawatir karena meski suku bunga turun, kupon SR020 tidak akan ikut turun karena bersifat fixed rate (tetap).

 

“Imbal hasil SR020-T3 sebesar 6,30% per tahun merupakan imbal hasil SR tertinggi selama tiga tahun terakhir jika dibandingkan dengan tenor yang sama. Selain itu, imbal hasil SR020-T5 sebesar 6,40% per tahun juga tak kalah menarik. Ini membuat SR020 memiliki imbal hasil yang lebih tinggi dari suku bunga acuan BI dan deposito. Ini adalah momen yang tepat bagi para investor untuk mengunci imbal hasil tinggi ini sebelum suku bunga diprediksi turun ke depan,” tambah Angie.

 

SR020 ini juga bisa menjadi alternatif passive income tetap bulanan, pasalnya imbal hasil (kupon) SR020 akan diterima oleh investor setiap bulan pada tanggal 10, dengan kupon pertama pada 10 Mei 2024 (long coupon).

 

Pembelian/pemesanan minimal untuk SR020-T3 adalah Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta dengan maksimum Rp5 milyar, sementara pembelian/pemesanan minimal untuk SR020-T5 adalah Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta dengan maksimum Rp10 milyar.

 

SR020 merupakan jenis SBN yang dapat diperjualkan di pasar sekunder (tradeable) sebelum jatuh tempo. Tapi perlu diingat, penjualan SR020 sebelum jatuh tempo akan mengikuti ketersediaan pembeli di pasar sekunder dan harga jual SR mengikuti harga market, bisa naik atau turun.

 

Sebagai informasi, pada tiga penerbitan SBSN terakhir, yaitu Sukuk Ritel seri ST010 (12 Mei-7 Juni 2023), SR019 (18 Agustus-13 September 2023), dan ST011 pada 6 November hingga 6 Desember 2023 silam, Bibit berhasil menjadi Mitra Distribusi kategori Fintech dengan penjualan terbanyak. “Artinya, kesadaran dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap investasi Surat Berharga Syariah Negara dan Bibit terus meningkat,” kata Angie.

 

Untuk berinvestasi SR020 di Bibit, caranya sangat mudah. Investor cukup mengklik icon atau banner “Surat Berharga Negara (SBN)” di homepage aplikasi maupun website Bibit. Dalam hal ini, Bibit bermitra dengan Stockbit Sekuritas untuk mengelola pencatatan dan penyimpanan Rekening Dana Investor SBN milik investor.

 

Nantinya, setelah investor melakukan pembayaran untuk transaksi SBN, investor akan menerima bukti transaksi berupa Bukti Penerimaan Negara (BPN). Di dalam BPN, terdapat Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) yang diterbitkan langsung oleh negara serta menjadi bukti kepemilikan SBN yang dibeli.

 

Dari segi promosi, Bibit memberikan cashback yang beragam pada investor, mulai dari Rp25 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, Rp200 ribu, Rp600 ribu, Rp1 juta, Rp2 juta, Rp4 juta, Rp6 juta, Rp8 juta, Rp15 juta sampai Rp30 juta.

 

 

Tentang Bibit

Bibit adalah aplikasi investasi yang membantu investor berinvestasi di berbagai kelas aset yang terdiversifikasikan seperti reksa dana, surat berharga negara yang dapat dibeli di pasar primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Fixed Rate (FR), Project Based Sukuk serta saham.

 

Bibit juga menjadi platform Robo Advisory terdepan di Indonesia, yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, dan ditunjuk oleh Kementerian Keuangan RI sebagai Mitra Distribusi Resmi SBN.***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →