No One Left Behind! Menperin Agus Perjuangkan Seluruh Sektor Industri Nikmati Harga Gas Murah

Oleh : Ridwan | Selasa, 20 Februari 2024 - 16:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terus mendorong seluruh sektor industri dapat menikmati program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) sebesar USD 6 per MMBTU.

"Saya ingin perluasan HGBT ke seluruh sektor industri, karena itu yang kita inginkan. Harga gas itu menjadi kunci daya saing produk industri kita," kata Menperin Agus di Jakarta, kemarin.

Selama ini hanya ada tujuh sektor industri yang diperbolehkan mendapatkan gas HGBT. Adapun, ketujuh sektor industri tersebut di antaranya industri pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

"Kalau di kantor kami sih no one left behind, semua kita usulkan. Karena pada dasarnya kan kenapa 7, itu strategi di awalnya. Tapi pada saat pada dasarnya Kemenperin kan membina semua industri bukan cuma 7 sektor saja," terangnya.

Dirinya menyebut bahwa pihaknya sudah sering melakukan komunikasi dengan Kementerian ESDM untuk mengusulkan terkait perluasan HBGT. Namun, belum ada tindaklanjutnya.

"Kami sudah sering bersurat ke Kementerian ESDM. Kan atas nama apa keterbatasan supply misalnya, kan bisa kita lihat supply-nya seperti apa. Dari kami selalu setiap saat kami bersurat ke mereka saya minta perluasan sektor," tegas Menperin Agus.

Menperin mengungkapkan bahwa kapasitas kebutuhan gas total industri nasional hanya berkisar 30% dari total output produksk gas nasional. 

Oleh karena itu, dirinya meyakini kebutuhan gas masih bisa dipenuhi.

"Maka kami usulkan seluruh industri yang butuh gas itu bisa menikmati kebijakan HGBT, dan sudah kita hitung kebutuhan nasional cuma 30% dari total output dari gas nasional. Sebetulnya bisa kalau ada political will," tutup Agus.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →