Pertama Kali, Reza Rahadian Jadi Narator lewat film Banda The Dark Forgotten Trail
INDUSTRY.co.id - Biasa di dapuk sebagai pemeran utama, aktor Reza Rahadian kini mencoba peran baru dalam sebuah film dokumenter garapan Jay Subiakto. Reza Rahadian tidak terlihat sosoknya, karena dalam film yang sepenuhnya bercerita tentang kisah Pulau Banda dengan buah Pala sebagai komoditas unggulan yang diperbutkan oleh para penjajah sejak ratusan tahun silam, Reza tampil sebagai narator atau penyampai cerita.
Selain Reza Rahadian, aktor Aryo Bayu juga tampil sebagai narator khusus untuk bahasa Inggris. Seementara Reza berbahasa Indonesia.
Tentang peran barunya, Reza Rahadian mengaku senang bisa terlibat sebagai narator dalam film dokumenter Banda The Dark Forgotten Trail yang disutradarai oleh Jay Subyakto."Menyenangkan karena narator kan story teller ya. Ini seperti dalang. Jadi buat saya itu menyenangkan," ujar Reza
Pengalaman menjadi narator adalah yang pertama bagi pria berusia 30 tahun tersebut. Reza tentu tak asing dengan yang namanya mengolah suara. Ia pernah beberapa terlibat dalam pertunjukkan teater monolog Bunga Penutup Abad. "Untuk jadi narator tidak harus se-powerful di teater," kata dia.
Proses perekaman narasi untuk film ini hanya berlangsung selama dua hari saja. Naskahnya dibaca oleh Reza dilokasi rekaman tanpa dipelajari pada hari-hari sebelumnya. "Tapi tetap saja ada tantangan tersendiri. Karena dalam barasi yang saya bacakan ada puisinya, dan ada juga bahasa Perancis-nya," kisah Reza.
Jika dalam film fiksi Reza biasanya harus mendalami karakter tokoh yang ia perani, maka hal tersebut tidak berlaku dalam film dokumenter. Reza mengaku menjadi narator film dokumenter membuatnya lebih fokus untuk menjiwai gambar.
“Saya berusaha melihat gambarnya, kemudian merasakan, dan membuat bagaimana caranya dari awal sampai habis enggak terasa membosankan,” ujar Reza.
Film Banda The Dark Forgotten Trail mengisahkan ulang kisah sejarah Kepulauan Banda dan Pala, yang menjadi komoditi rempah bernilai tinggi dan diperebutkan oleh para bangsa-bangsa di Eropa. Rencananya, film ini ditayangkan serentak di bioskop di seluruh Tanah Air pada 3 Agustus 2017 mendatang. (AMZ)