Partisipasi di Manufacturing Indonesia 2023, SKF Perkuat Solusi Berbasis Intelligent and Clean

Oleh : Nina Karlita | Jumat, 15 Desember 2023 - 22:24 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - SKF, perusahaan bearing terbesar di dunia, kembali berpartisipasi dalam gelaran Manufacturing Indonesia 2023.

Pada ajang pameran peralatan pengolahan internasional terbesar di Asia ini, SKF menampilkan jajaran solusi komprehensif yang terdigitalisasi dan berkelanjutan berbasis “Intelligent and Clean” untuk mendukung para pelaku industri di Indonesia meningkatkan produktivitas dan daya saing. 

Pada kesempatan ini, SKF juga mempromosikan pentingnya peran perempuan dalam industri pengolahan dengan menghadirkan para women engineer sebagai figur inspiratif. 

Department Head of Original Equipment Manufacturer (OEM) and Service PT SKF Industrial Indonesia Alfajri Abubakar menyatakan komitmen SKF untuk berperan lebih dari sekadar penyedia peralatan, tetapi juga sebagai mitra strategis pendukung para pelaku industri dalam menyambut revolusi industri 4.0 serta merespons kebutuhan global dengan cepat dan tepat. 

"Melalui solusi berbasis 'Intelligent and Clean' yang SKF hadirkan, kami bertekad mewujudkan industri manufaktur Indonesia yang berimbang; menggabungkan produktivitas tinggi dengan pengurangan biaya operasional dan pemeliharaan, sekaligus mengurangi dampak lingkungan seminim mungkin,” kata Alfajri.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian, terus menjalankan berbagai langkah untuk mendukung percepatan digitalisasi industri. Tujuannya, peningkatan produktivitas dan daya saing secara global dengan visi besar membawa Indonesia menjadi 10 besar ekonomi dunia pada 2030 mendatang. 

Selain digitalisasi, Kementerian Perindustrian juga menggaungkan transformasi industri yang mengedepankan keberlanjutan, antara lain berupa penggunaan sumber daya alam yang efisien, dapat digunakan berulang kali, dan ramah lingkungan.

Sejalan itu, SKF, melalui intelligent and clean growth strategy, menghadirkan solusi inovatif untuk mempercepat digitalisasi dan keberlanjutan di ranah industri manufaktur Indonesia. Strategi ini diterapkan pada seluruh solusi SKF, termasuk layanan remanufaktur untuk bearing, pemantauan kondisi (condition monitoring), dan perawatan (maintenance). 

Sementara, dari segi sumber daya manusia, selaras dengan pertumbuhan positifnya, industri pengolahan membutuhkan sekitar 600 ribu pekerja baru per tahun. Namun demikian, proporsi pekerja perempuan pada sektor ini cenderung sedikit. Bahkan, berdasarkan Global Gender Gap Report 2022, hanya 19 persen perempuan yang mengisi peran kepemimpinan di industri pengolahan. 

“Bagi saya, menjadi seorang engineer perempuan tak hanya soal membuktikan kemampuan teknis, tetapi juga kesempatan membuka pintu inspirasi bagi perempuan lain," kata Application Engineer PT SKF Industrial Indonesia Ika Silviana. 

Komitmen SKF tidak hanya berhenti pada pembukaan peluang, tetapi juga pada pengembangan kompetensi dan keterampilan perempuan di industri manufaktur. 

"Melalui SKF Women Empowerment Club, kami menciptakan wadah untuk pertukaran ide sekaligus platform mentorship yang secara berkelanjutan mendampingi para perempuan di SKF agar terus berkembang dan mampu berkontribusi dengan optimal,” tutup Technology and Solution Business Development PT SKF Industrial Indonesia sekaligus Ketua SKF Women Empowerment Club, Gerilda Ridwina.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →