Menperin Agus Berikan Penghargaan untuk Industri yang Komitmen Terapkan Industri Berkelanjutan

Oleh : Ridwan | Senin, 11 Desember 2023 - 14:38 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam rangka menciptakan komitmen terhadap penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan pada sektor industri, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan & Akses Industri Internasional (KPAII) menggelar kegiatan 'Apresiasi Resilience & Sustainable Industry (ARSI) 2023'.

Penghargaan ARSI diberikan kepada pelaku usaha industri, kawasan industri, dan Pemerintah Daerah yang menerapkan kebijakan bidang ketahanan dan iklim usaha industri di bidang perwilayahan industri.

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut bahwa penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa para pelaku industri yang telah berdedikasi membangun industri nasional yang kuat dan berkelanjutan.

"Saya berharap para penerima penghargaan dapatenjadi inspirasi bagi banyak pihak. Dengan demikian, mereka akan lebih aktif dalam menerapkan kebijakan ketahanan dan menciptakan iklim usaha industri yang bertanggung jawab terhadap masyarakat luas," kata Menperin Agus di Jakarta, Senin (11/12).

Dikatakan Menperin Agus, praktik-praktik lingkungan, sosial, tata kelola perusahaan/environmental, social, governance (ESG) dalam pembangunan industri semakin diakui sebagai faktor kunci dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs).

"Dengan mengembangkan kinerja pembangunan berkelanjutan dan memperluas kebijakan ESG, maka meningkatkan daya tarik investor bagi perusahaan industri," terangnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, momentum pemberian apresiasi ARSI 2023 merupakan aksi nyata para pelaku industri dalam mendukung terwujudnya pencapaian target SDGs. 

"Penyelenggaraan Apresiasi Resilience and Sustainable Industry (ARSI) diharapkan mampu menjaga komitmen dan kontribusi untuk bersama-sama Mewujudkan Industri yang Tangguh dan Berkelanjutan serta ketaatan terhadap pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perindustrian," tutur Menperin Agus.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan & Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A Cahyanto mengatakan, penganugerahan Apresiasi Resilience and Sustainable Industry (ARSI) terdiri dari 13 (tiga belas) kategori penghargaan. 

Adapun ketiga belas kategori tersebut antara lain, satu kategori Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri, dua kategori Kawasan Peruntukan Industri, dua kategori Kawasan Industri Terbaik, dua kategori Pameran Internasional (Hannover Messe), dua kategori Pelaporan Emisi Wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat, dua kategori IOMKI, dan dua ketegori Environmental, Social, and Governance (ESG). 

"Kami berharap, bahwa kegiatan Apresiasi yang dimulai tahun ini, akan menjadi langkah sinergi seluruh pemangku kepentingan, perusahaan industri, kawasan industri, pemerintah daerah, maupun pihak lain dalam rangka mewujudkan industri yang tangguh dan berkelanjutan di Indonesia," tandas Eko.

Adapun daftar pemenang Apresiasi Resilience and Sustainable Industry 2023 adalah sebagai berikut:

1. Pemenang Kategori Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri

Terbaik 1: Provinsi Sulawesi Tenggara

Terbaik 2: Provinsi Jawa Timur

Terbaik 3: Provinsi Maluku Utara

2. Pemenang Kategori Kriteria Teknis Kawasan Peruntukan Industri

Terbaik 1: Kabupaten Gresik

Terbaik 2: Kota Cilegon

Terbaik 3: Kabupaten Penajam Paser Utara

3. Pemenang Kategori Pemanfaatan Kawasan Peruntukan Industri

Terbaik 1: Kabupaten Kendal

Terbaik 2: Kota Kotabaru

Terbaik 3: Kabupaten Subang

4. Pemenang Kawasan Industri Baru Terbaik

Terbaik 1: Kawasan Industri Kendal (PT Kawasan Industri Kendal)

Terbaik 2: Kawasan Industri Pulau Obi (PT Trimegah Bangun Persada)

Terbaik 3:  Kawasan Industri Indonesia Pomalaa Industry Park (PT Indonesia Pomalaa Industry Park)

5. Pemenang Eco-Industrial Park

Terbaik 1: Batamindo Industrial Park (PT Batamindo Investment Cakrawala)

Terbaik 2: Karawang International Industrial City (PT Maligi Permata Industrial Estate)

Terbaik 3: Kawasan Industri MM2100 (PT Megalopolis Manunggal Industrial Development)

6. Pemenang Co-Exhibitor Hannover Messe 2023

Terbaik 1: Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit

Terbaik 2: PT Akebono Brake Astra Indonesia

Terbaik 3: PT Schneider Indonesia

7. Pemenang Inveatasi Hannover Messe 2023

Terbaik 1: Kawasan Industri Wiraraja (PT Wiraraja Tangguh)

Terbaik 2: Polytron (PT Hartono Istana Teknologi)

Terbaik 3: PT ATMI IGI Center

8. Pemenang Pelaporan Emisi Kawasan Industri

Terbaik 1: Kawasan Industri Jababeka (PT Jababeka Infrastruktur)

Terbaik 2: East Jakarta Industrial Park (PT East Jakarta Industrial Park)

Terbaik 3: Kawasan Industri Suryacipta (PT Suryacipta Swadaya)

9. Pemenang Pelaporan Emisi Perusahaan Industri

Terbaik 1: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

Terbaik 2: PT Yuasa Battery Indonesia

Terbaik 3: PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk – Unit Refinery Marunda

10. Pemenang IOMKI (Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri) Kawasan Industri

Terbaik 1: Greenland International Industrial Center (PT Puradelta Lestari)

Terbaik 2: Kawasan Industri Artha Industrial Hill (PT Daya Kencanasia)

Terbaik 3: Kawasan Industri Medan (PT Kawasan Industri Medan)

11. Pemenang IOMKI (Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri) Perusahaan Industri

Terbaik 1: PT Komatsu Indonesia – Plant Cilincing

Terbaik 2: PT Sat Nusapersada Tbk

Terbaik 3: PT Mattel Indonesia

12. Pemenang Environmental, Social, and Governance (ESG) Perusahaan Dalam Kawasan Industri

Terbaik 1: PT Astra Otoparts Tbk - Plant Cikarang

Terbaik 2: PT Indofood Sukses Makmur Tbk Div Bogasari Flour Mills - Plant Cibitung

Terbaik 3: PT Unilever Oleochemical Indonesia – Plant Sei Mangkei

13. Pemenang Environmental, Social and Governance (ESG) Perusahaan Luar Kawasan Industri

Terbaik 1: PT Petrokimia Gresik

Terbaik 2: PT Bio Farma (Persero) - Plant Pasteur Bandung 

Terbaik 3: PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →