Fintech Amarta Hadir Permudah UMKM Peroleh Pinjaman

Oleh : Hariyanto | Rabu, 26 Juli 2017 - 16:33 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) melalui unit usaha financial technology (fintech) Amartha melihat permasalahan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sulit mendapatkan pinjaman dari perbankan sebagai peluang bisnis.

CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, unit usaha financial technology (fintech) Amartha hadir sebagai pengganti perbankan dalam mendapatkan pinjaman untuk memajukan masyarakat.

"Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, harus ada peran lain. Amartha hadir untuk memberikan pelayanan inklusi kepada masyarakat, terutama masyarakat pedesaan, kita ingin menghilangkan kesenjangan dan ketimpangan ekonomi," kata Taufan di Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Amartha menilai UMKM adalah salah satu kunci penggerak ekonomi di Indonesia, semakin banyak masyarakat Indonesia berinvestasi di UMKM maka otomatis juga akan memajukan ekonomi sekaligus memperkecil ketimpangan ekonomi.

Untuk itu Amartha berinovasi dengan microlending untuk mewujudkan keuangan inklusif yaitu dengan platform investasi online Amartha untuk para UMKM.

Taufan memaparkan Amartha menyentuh masyarakat pelosok agar mereka mendapatkan akses ke modal usaha meskipun tidak memiliki rekening bank. "Amartha menyediakan opsi yang lebih terjangkau dengan bagi hasil yang kompetitif," katanya.

Melalui platform peer-to-peer Amartha, dana investasi juga dijamin keamanannya dan para investor bisa langsung mengetahui siapa yang akan diberi dana seperti pengrajin bros, pengusaha keset, pembuat rengginang, dan sebagainya.

"Kalau Amartha sendiri menjangkau kaum wanita, yang ada di pelosok-pelosok daerah yang tersebar di Pulau Jawa," ujarnya.

 

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →