Soal Kereta Cepat, Puan Minta akses Menuju Stasiun Kereta Cepat Harus Diperbanyak, Berkaca pada Kasus Bandara Kertajati

Oleh : kormen barus | Kamis, 05 Oktober 2023 - 09:24 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengapresiasi Kereta Cepat ‘WHOOSH’ yang telah diresmikan pada Senin (2/10) lalu. Namun ia berharap Pemerintah dapat berkaca pada kasus Bandara Kertajati yang sempat mati suri karena minimnya akses penunjang dan transportasi lanjutan. Padahal, bandara tersebut dibangun untuk memenuhi keinginan masyarakat akan transportasi udara di sekitar Jawa Barat.

“Pemerintah jangan sampai telat merespons sarana transportasi yang sepi peminat karena sarana penunjang yang sulit. Bandara Kertajati sudah menjadi contoh, DPR berharap progress pembangunan sarana penunjang kereta cepat Jakarta-Bandung bisa segera dilaksanakan,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Jadi, tak hanya menaruh perhatian pada operasional, ia pun mengingatkan agar pemerintah juga memperhatikan kemudahan akses serta sarana dan prasarana pada kereta cepat dengan terkoneksi Jakarta-Bandung itu.

 “Pemerintah perlu memerhatikan bagaimana stasiun kereta cepat mudah diakses oleh masyarakat. Dengan terbukanya akses yang mudah, tentunya akan menarik minat masyarakat. Demikian juga halnya dengan yang di Bandung. Pemerintah harus mempermudah akses dengan menyiapkan transportasi penunjang di Stasiun Padalarang,” ujar Puan, seperti dikutip industry.co.id, Kamis (5/10/2023)

Mantan Menko PMK itu lantas merinci, sarana prasarana tersebut mulai dari fasilitas dan layanan di kereta dan stasiun, hingga kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses KCJB. Oleh karenanya, Puan mendukung agar akses untuk menuju stasiun kereta cepat semakin diperbanyak.

Ke depannya konektivitas Kereta Cepat Jakarta-Bandung diharap tak tidak hanya terintegrasi dengan stasiun LRT Halim Jakarta Timur saja, namun juga dengan moda transportasi yang lain. Hal yang sama juga dapat dilakukan di Bandung sebagai stasiun akhir lainnya.

“Jadi pekerjaan ini jangan dianggap selesai hanya dengan peresmian kereta cepat saja, tapi harus ditingkatkan dengan menyiapkan kereta feeder atau pengumpan yang menjadi transportasi lanjutan dari dan menuju stasiun kereta cepat,” sambungnya.

 Kereta Cepat yang diberi nama ‘Waktu Hebat, Operasi Optimal, Sistem Hebat’ atau WHOOSH digadang sebagai Kereta Api (KA) Cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Kereta Cepat 'Whoosh' sudah dioperasionalkan secara umum dengan tarif gratis sampai pertengahan Oktober dengan relasi Stasiun Halim-Bandung PP dan Stasiun Halim-Tegalluar.

 Nantinya kereta ini akan menyambangi 4 stasiun yaitu Stasiun Halim (Jakarta), Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar namun pada masa uji coba, kereta belum berhenti di stasiun Karawang. Sedangkan untuk penumpang yang akan menuju Stasiun Bandung, akan disediakan kereta pengumpan dari Stasiun Padalarang.

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →