Jadi Negara Penerima Terbanyak, Uni Eropa Berikan Beasiswa Erasmus Kepada 78 Mahasiswa Indonesia Untuk Belajar di Eropa

Oleh : Nina Karlita | Rabu, 09 Agustus 2023 - 17:13 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Beasiswa dari Uni Eropa melalui program Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) telah diberikan kepada 78 mahasiswa Indonesia.Jumlah ini menempatkan Indonesia di antara 12 negara dengan penerima beasiswa EMJM terbanyak di dunia. 

Program EMJM adalah kesempatan unik bagi para penerima beasiswa karena mereka akan melanjutkan studi pascasarjana di setidaknya dua lembaga pendidikan tinggi di minimal dua negara anggota Uni Eropa.

Menurut Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, penerima beasiswa Erasmus merupakan pilar penting dalam kerjasama antara masyarakat Eropa dan Indonesia. Mereka akan memperkuat hubungan antara Eropa-Indonesia yang terus bekerja bersama dalam berbagai sektor. 

“Pendidikan tinggi dan penelitian selalu merupakan fokus kemitraan kami dengan Indonesia. Kami percaya para penerima beasiswa Erasmus yang cerdas ini akan mendapatkan manfaat dari ekosistem pendidikan dan penelitian yang berkualitas yang kami tawarkan di seluruh Eropa," kata Vincent Piket.

Penerima beasiswa EMJM tahun ini mengikuti program studi yang sangat beragam. Beasiswa Erasmus meningkatkan pengalaman para penerima beasiswa dan mendorong mereka berkontribusi dalam menyelesaikan tantangan global yang saat ini sedang dihadapi. 

"Penerima beasiswa tahun ini mencakup berbagai bidang studi yang ditawarkan oleh program Erasmus, dari teknologi berkelanjutan hingga hak asasi manusia, dari kesehatan masyarakat hingga ekonomi kreatif. Kami yakin bahwa penerima beasiswa ini akan berkontribusi menuju dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam bidang keahlian mereka masing-masing,” beber Duta Besar Vincetnt/

Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbudristek menyampaikan, program Erasmus Mundus Joint Masters sangat istimewa karena mahasiswa tidak hanya belajar dari satu universitas di satu negara, tetapi di setidaknya dua lembaga pendidikan tinggi di dua negara Eropa. 

"Oleh karena itu, mereka akan mendapatkan dampak yang jauh lebih besar dari pengalaman akan keberagaman dan jejaring yang dibangun, dibandingkan dengan beasiswa lainnya," ujar Prof. Nizam. 

"Saya juga ingin menyampaikan penghargaan tertinggi saya kepada Uni Eropa karena telah memberikan beasiswa EMJM kepada mahasiswa Indonesia, yang akan belajar di Eropa untuk dua tahun ke depan," tambahnya.

Sebuah acara pra-keberangkatan diadakan pada hari Sabtu (5/8) dengan acara talk show daring tentang program beasiswa Erasmus. Sesi publik membahas manfaat dari beasiswa, langkah-langkah untuk mendaftar, serta pengalaman dari alumni beasiswa. 

Acara ini diselenggarakan bersama dengan Erasmus Mundus Association (EMA) Indonesia, organisasi yang bertujuan untuk memfasilitasi peluang memperluas jejaring bagi para alumni dan mempromosikan manfaat beasiswa Erasmus kepada Masyarakat yang lebih luas. 

EMJM adalah program studi pascasarjana terintegrasi dan lintas negara bagi mahasiswa dari negara-negara mitra Uni Eropa. Panggilan berikutnya untuk aplikasi program beasiswa EMJM akan diluncurkan sekitar Oktober 2023. Pelamar dapat memilih dari daftar lebih dari 190 program yang tersedia.
 
Antara tahun 2004 hingga 2022, lebih dari 2.300 mahasiswa dan dosen Indonesia telah mendapatkan manfaat dari program beasiswa Erasmus Uni Eropa. Sekitar 1.200 beasiswa disediakan setiap tahunnya untuk mahasiswa Indonesia, melalui program unggulan Erasmus dan dari berbagai program beasiswa yang ditawarkan oleh negara-negara anggota Uni Eropa.