Bupati Enrekang, Kepala Perpusnas dan Anggota DPR Minta Wisudawan Unimen Bisa Optimalkan Pemanfaatan Kekayaan Alam

Oleh : Nina Karlita | Minggu, 23 Juli 2023 - 00:27 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Enrekang, Sulsel - Bupati Enrekang, Muslimin Bando bersama Kepala Perpustakaan Nasional menghadiri   wisuda ke-12 Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen), Sabtu, (22/7/2023).

Di hadapan 145 mahasiswa yang di wisuda, Bupati Enrekang menargetkan empat tahun mendatang, Unimen mampu mewisuda 1.000 mahasiswa.  Bupati Muslimin Bando juga mengapresiasi kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) di Unimen. 

"Pembekalan keilmuan dan pengetahuan agar lulusan adaptif dengan dunia kerja," jelas Bupati Muslimin Bando. 

Mahasiswa saat ini memang tidak hanya dituntut dengan kemampuan akademik, tapi juga kemampuan mengembangkan skill. Hal ini, menurut Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando, diperlukan agar ketika lulus pendidikan tidak bertumpu pada rutinitas mencari pekerjaan. 

"Ijazah hanya tanda kelulusan bukan garansi kesuksesan. Kita harus berani memberdayakan intelektual diri dengan berani berinovasi dan berkreatifitas untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik," ucap Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando. 

Kepala Perpusnas menambahkan para lulusan kuliah harus berani ambil keputusan di tengah globalisasi. Dengan membuka lapangan kerja baru, otomatis membantu mengurangi angka pengangguran. Di satu sisi, mendongkrak income per kapita daerah. 

Apalagi Indonesia memiliki kekayaan melimpah, yang seharusnya bisa dioptimalkan pengolahannya agar menjadi produk yang berdayaguna serta bernilai tinggi.

"Kita jangan terus menerus menjadi bangsa konsumen. Harus jadi bangsa produsen," lanjut Syarif Bando. 

Senada dengan Kepala Perpusnas, anggota Komisi X DPR RI Mitra Fakhrudin menegaskan kekayaan sumber daya alam semestinya memberikan efek positif untuk kesejahteraan masyarakat. 

Salah satu potensi yang dimiliki Kabupaten Enrekang adalah kekayaan alam sebagai destinasi wisata. Tinggal bagaimana mengemasnya menjadi lebih menarik antusiasme wisatawan datang dengan strategi promosi dan narasi yang menggugah. 

"Kehadiran perpustakaan atau pojok-pojok baca di beberapa titik wisata saya yakini sebagai kombinasi yang mutualisme. Menguntungkan satu sama lain," ujarnya. 

Perpustakaan di era globalisasi saat ini sudah bertransformasi. Peka terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi membuat buku lebih mudah diakses, daya jangkau luas, dan tidak terpaku pada ruang-ruang. 
"Dengan peningkatan ilmu, kualitas literasi masyarakat akan terdorong," tambah Mitra.

Sementara Rektor Unimen, Yunus Bisa menyebut desa sebagai garda terdepan dalam penyediaan informasi dan pengetahuan di masyarakat. Apalagi Enrekang terkenal dengan hasil pertanian holtikulturanya.

"Kita harus optimis dengan cara pemerintah menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung literasi di Kabupaten Enrekang," kata Rektor Unimen Yunus Bisa. 

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →