Resmikan Gedung Perpustakaan Toraja Utara, Kepala Perpusnas Ajak Anak-anak Gemar Membaca
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) hari ini (15/6), resmikan gedung layanan perpustakaan Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan di Rantepao. Peresmian itu diharapkan bisa tingkatkan literasi dan kualitas SDM di wilayah tersebut.
"Berada di tempat yang sangat strategis di alun-alun Toraja Utara, pusat peradaban hadir. Perpustakaan ini menandakan komitmen pemda dalam mencerdaskan anak bangsa," kata Kepala Perpusnas M. Syarif Bando.
Kepala Perpusnas juga mengingatkan anak-anak Toraja Utara, bahwa teknologi tercipta dari orang yang membaca. Gemar membaca akan memberikan manfaat tidak hanya pada saat ini, tetapi juga menjadi bekal di masa depan.
"Jadi anak-anakku, bacalah. Hanya dengan membaca kalian akan mengumpulkan ilmu pengetahuan yang akan berguna bagi kehidupan kalian," jelasnya.
Peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Toraja Utara dilakukan Kepala Perpusnas bersama Sekretaris Dinas (Sekda) Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang. Gedung perpustakaan tiga lantai ini dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2022 senilai Rp10 miliar.
Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengatakan gedung layanan perpustakaan yang sudah siap digunakan akan membantu masyarakat Toraja Utara, khususnya anak-anak, dalam proses belajar.
"Semoga kehadiran perpustakaan yang megah ini akan menambah giat dan semangat masyarakat Toraja Utara dalam membaca dan menumbuhkan minat baca untuk memajukan pembangunan SDM," kata Yohanis Bassang.
Sekda Bupati Toraja Utara Salvius Pasang dalam talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Kabupaten Toraja Utara memastikan pemda mendukung anggaran untuk perpustakaan. Selain itu, dia mendorong masyarakat Toraja Utara untuk menggunakan perpustakaan.
"Kami berharap ada pengaturan kunjungan anak-anak sekolah secara bergantian, karena segala sesuatunya memang harus dimulai dari kebiasaan. Harus membiasakan membaca bukan hanya siswa sekolah tetapi termasuk seluruh masyarakat yang putus sekolah," ungkapnya.
Anggota Komisi X DPR RI Mitra Fakhruddin menuturkan penting bagi masyarakat Toraja Utara untuk mengenal potensi yang dimiliki. Dikatakan, Toraja Utara memiliki potensi yang luar biasa, seperti potensi pariwisata maupun potensi alam dengan hasil perkebunan yang terkenal yakni kopi.
"Kita hubungkan potensi ini dengan program literasi, saya kira agar potensi ini dikenal sampai di mancanegara maka perlu narasi yang dapat dipahami oleh semua orang," katanya.
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Adin Bondar berharap budaya literasi menjadi isu strategis Pemda Toraja Utara. Perpusnas membangun sebuah konsep literasi untuk kesejahteraan.
“Kehadiran orang yang berpengetahuan dan literat itu berbanding lurus dengan literasi. Jadi ketika masyarakat Toraja memiliki budaya baca tinggi kemudian berpengetahuan maka masyarakat akan inovatif, kreatif, produktif kemudian sejahtera," tegasnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Agustina Mangande sebagai Bunda Literasi Kabupaten Toraja Utara. Dengan hadirnya Bunda Literasi diharapkan menjadi contoh dan role model peningkatan budaya literasi masyarakat Kabupaten Toraja Utara.