Lakukan Site Survey, SKK Migas Pastikan FSO Abherka Beroperasi Optimal

Oleh : Ridwan | Jumat, 09 Juni 2023 - 10:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Batam - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) melakukan kunjungan atau site survey ke lokasi fasilitas upgrading dan docking kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Pertamina Abherka yang dimiliki PT Pertamina International Shipping (PIS).

Seperti diketahui, Pertamina FSO Pertamina Abherka resmi diperpanjang oleh PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) hingga 2031. 

Saat ini FSO Pertamina Abherka sedang mempercantik diri dengan upgrading dan docking di Galangan Paxocean untuk memastikan segala sarana dan fasilitas kapal FSO dapat berfungsi kembali sebelum kembali ke Terminal Khusus Poleng, Madura. 

Perwakilan SKK Migas Departemen Kebandaran dan Kemaritiman Willy Yuniar mengatakan, agar proses docking dan upgrading dipastikan seluruh kesiapan fasilitas, peralatan, dan pendukung operasional termasuk pemenuhan jadwal agar FSO Pertamina Abherka bisa beroperasi optimal. 

“Tentunya tanpa mengesampingkan faktor keselamatan dan lindungan lingkungan dalam rangka mencapai target produksi tahun 2023 maupun mewujudkan visi jangka panjang tahun 2030,” ujar Willy. 

Dalam kunjungan tersebut, SKK Migas juga menekankan faktor operational excellence dan safe operation menjadi  perhatian utama dalam utilisasi FSO Pertamina Abherka yang menjadi tulang punggung distribusi energi nasional. 

Corporate Secretary PIS Muh. Aryomekka Firdaus menambahkan, utilisasi FSO Pertamina Abherka adalah wujud sinergi positif dalam Pertamina Group sebagai pelaku bisnis dengan dukungan penuh SKK Migas selaku regulator.

“Dengan kolaborasi penuh untuk memastikan keandalan operasional, ditargetkan  FSO Pertamina Abherka bisa beroperasional kembali sebelum akhir Juli 2023,” ujar Aryomekka. 

Kapal FSO Abherka dibangun pada tahun 1985 berkapasitas hingga 600 ribu barel dan diresmikan pertama kali menjadi FSO pada tahun 2012. Abherka  telah melewati 10 tahun masa kerja melayani kebutuhan PHE WMO.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →