Perpusnas Resmikan Gedung Perpustakaan Jayapura, Sekda Hana Salomina Beberkan Paradigma Baru Perpustakaan

Oleh : Nina Karlita | Selasa, 11 April 2023 - 13:11 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Papua - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hana Salomina Hikoyabi meresemikan gedung Perpustakan Umum Kabupaten Jayapura.

Dalam peresmian gedung Perpustakaan Kabupaten Jayapura yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 itu, Kepala Perpusnas menggambarkan perpustakaan dalam sebuah pepatah Tiongkok.

"Jika anda merencanakan satu tahun, tanamlah biji-bijian. Jika anda merencanakan sepuluh tahun, tanamlah pohon-pohonan. Namun, jika anda merencanakan seratus tahun hingga tak terbatas, maka ajari generasi  anda membaca," kata Kepala Perpusnas Syarif Bando.

Kehadiran perpustakaan menurut Kepala Perpusnas, harus benar-benar dimaksimalkan. Mengingat perpustakaan adalah universitas sejati saat ini, tempat menimba ilmu gratis, dan tidak memerlukan beasiswa atau apapun.

“Kami mendukung arahan Sekda yang ingin menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar terbuka dan mendukung program Merdeka Belajar. Jadi, para siswa bisa bergantian mendatangi perpustakaan sebagai bagian dari pengajaran dan pembelajaran,” ujar Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando.

Karena ilmu hanya bisa diperoleh dengan membaca. Betapa banyak hasil-hasil penciptaan teknologi tinggi yang diperoleh lewat kemampuan membaca dan literasi. 

Itulah mengapa Presiden memberi perhatian khusus agar jangan sampai Indonesia terus mengekspor bahan baku. Generasi saat ini justru diharapkan mampu membuat produk hasil teknologi tinggi, sama seperti yang dilakukan negara-negara lain.  

Sekda Kabupaten Jayapura Hana Salomina Hikoyabi menjelaskan perkembangan dunia yang cepat juga menbawa arus terjadinya perubahan paradigma baru perputakaan dimana perpustakaan bukan lagi sekedar kecakapan baca tulis tapi sudah menjadi ruang terbuka dan berlatih keterampilan kerja yang berujung pada peningkatan kesejahteraan dan indeks pembangunan manusia (IPM).

Hal ini sejalan dengan RPJMD Kabupaten Jayapura di tahun 2023 yang menitikberatkan sasaran pada peningkatan kualitas SDM, kualitas tenaga pendidikan dan literasi melalui pengembangan kualitas pendidikan kesetaraan sehingga diharapkan mencapai target indeks pendidikan.  

“Literasi mampu menghadirkan kemandirian masyarakat. Oleh karena itu, pemkab akan melakukan upaya pendampingan dan penguatan terhadap perpustakaan, utamanya yang berada di kampung-kampung,” terang Hana. 
 
Konsep pembangunan manusia inklusi di dunia berbasis bagaimana setiap orang diberikan akses, menciptakan, memanfaatkan sumber-sumber informasi dan pengetahuan untuk keterampilan hiudpnya. Jadi, inti pembangunan manusia yang inklusi adalah berbasis perpustakaan.

“Jadi, salah besar kalau ada yang menganggap buat apa perpustaakaan ada, ujar Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Adin Bondar pada kesempatan talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM). 

Negara-negara maju di dunia tidak akan dikatakan berhasil jika tidak memiliki satu budaya yang hebat di dalamnya, yakni budaya kegemaran budaya baca yang kuat.

Ketika membaca akan terjadi proses peralihan pengetahuan (transfer knowledge), kognisi meningkat, mampu berpikir terbuka, memiliki sikap inovasi sehingga mendorong etos kerja lebih produktif. 

Maka, manfaatkanlah perpustakaan. Teruslah membaca. Karena kemiskinan dan kebodohan itu tidak ada. Yang ada justru ketidakhadiran orang-orang yang berpengetahuan,” jelas Adin.

Talkshow PILM juga menghadirkan narasumber lain, yakni Rektor IAIN Fattahul Muluk Marwan SIleuw dan Pegiat Rumah Baca Yoboi Hanny Felle.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →