Wow! Kadin-MUI Jateng Resmi Luncurkan Halal Mart

Oleh : Ridwan | Kamis, 13 Juli 2017 - 15:09 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Semerang, Sinergitas antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng segera membuahkan hasil konkret dengan akan lahirnya bisnis waralaba bernama Halal Mart. Waralaba ini sebagai tuntutan sekaligus jawaban kepada umat sebagai konsumen terbesar yang menghendaki hadirnya produk dengan jaminan halal.

“Jadi, nantinya begitu masuk Halal Mart, secara otomatis seluruh produk yang tersedia dijamin halal. Hal ini penting, karena di Jateng konsumen terbesar adalah muslim yang memerlukan jaminan halal. Kepercayaan ini yang harus kita rawat dengan baik. Gagasan ini akan diluncurkan pada 22 Juli 2017,” ungkap Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta (13/7/2017).

Menurutnya, MUI-Kadin Jateng pasca MoU, telah membentuk tim terdiri atas tujuh personel dari tujuh lembaga strategis yang bertugas merumuskan secara total mulai dari badan hukum, permodalan, mekanisme kerja hingga pengawasan. Tujuh tim tersebut melibatkan unsur MUI, Kadin, NU, Muhammadiyah, IPHI, Dewan Masjid Indonesia, dan LPPOM MUI Jateng.

Sesuai dengan rencana, Halal Mart ini sudah dapat beroperasi pada akhir 2017. Bentuk badan hukum yang digagas adalah koperasi, dari anggota untuk anggota. Setiap anggota akan dioptimalkan sebagai pemegang saham dalam bentuk simpanan pokok, wajib, dan sukarela.

Diharapkan di setiap daerah minimal ada satu swalayan Halal Mart. Bila seribu orang dan setiap orang berkontribusi Rp100.000 per bulan, maka setiap tahun terkumpul Rp 1,2 miliar. Itu sudah cukup sebagai modal.

Darodji menambahkan, bila semua perangkat sudah tersedia, maka sudah ad asosok pengusaha nasional yang siap mensuplai semua kebutuhan yang diperlukan untuk Halal Mart.Komitmen selanjutnya, 10 persen keuntungan dari usaha ini, akan disalurkan kepada mustahiq sebagai infak.

Lebih lanjut Kiai Darodji menjelaskan, Kerja sama lainnya antara MUI-Kadin Jateng adalah memberi pelatihan tentang kewirausahaan kepada kalangan pondok pesantren di Jateng. "Saatnya, ponpes ditularkan virus kewirausahaan agar menjadi berdaya dan mampuberdikari di kancah kompetisi yang semakin ketat tersebut," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →